Pengaruh Ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica L. Urban) Terhadap Kerusakan Mukosa Gaster Tikus (Rattus novergicus) yang diinduksi Stress Immobilisasi Kronik

I, SILVIA IMNATIKA F. (2016) Pengaruh Ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica L. Urban) Terhadap Kerusakan Mukosa Gaster Tikus (Rattus novergicus) yang diinduksi Stress Immobilisasi Kronik. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (184Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Silvia Imnatika Fitchi Ichsani, G0010177, 2013. Pengaruh Ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica L.Urban) terhadap Kerusakan Mukosa Gaster Tikus (Rattus Novergicus) yang Diinduksi Stres Imobilisasi Kronik Latar Belakang: Stres kronik dapat berdampak negative terhadap kesehatan, terutama perubahan fisiologi gastrointestinal. Masalah ini dapat menimbulkan atrofi kelenjar mukosa. Ekstrak Pegagan ini secara empirik dapat membantu menyembuhkan beberapa gangguan fisiologis tubuh, termasuk stres dan gangguan fungsi gastrointestinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstak Etanol Pegagan terhadap kerusakan mukosa gaster tikus yang diinduksi stres imobilisasi kronik. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan randomized post test only control group design. Sampel penelitian berasal dari 30 ekor tikus yang pada penelitian sebelumnya telah diberi perlakuan ekstrak Etanol Pegagan dan stres imobilisasi selama 6 jam per hari. Sampel dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok kontrol (K) diberikan akuades 1 ml/kg BB, (P1) diberi stres + PGA, KP2 diberi stres + ektrak Etanol Pegagan 150 mg/kg BB, P3 diberi stres + ekstrak Etanol Pegagan 300 mg/kg BB, P4 diberi stress + ekstrak Etanol Pegagan 600 mg/kg BB, dan P5 diberikan stress + fluoxetin 10 mg. Perlakuan dilakukan selama 21 hari. Efek gastroprotektif dinilai secara kualitatif dengan melihat atrofi kelenjar mukosa gaster. Data dianalisis dengan Kruskall wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil : Hasil uji Kruskall Wallis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada enam kelompok dengan p = 0,000. Uji Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kontrol dengan perlakuan stres. serta perlakuan stress dengan ekstrak Etanol Pegagan dosis 300 mg/kg BB dan 600 mg/kbBB. Dosis paling optimal ditunjukkan pada ekstrak Etanol Pegagan dosis 600 mg/kg BB yang di buktikan dengan mean Rank sangat mendekati kontrol. Simpulan : Ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica L. Urban) memiliki pengaruh berupa pencegahan terhadap kerusakan mukosa gaster tikus (Rattus novegicus) yang diinduksi stres imobilisasi kronik. Efek gastroprotektif ditunjukkan pada dosis 300 mg/kg BB dan optimal pada dosis 600 mg/kg BB. Kata Kunci : pegagan, stres, atrofi, gaster

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RF Otorhinolaryngology
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 07 Nov 2016 15:46
    Last Modified: 07 Nov 2016 15:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28409

    Actions (login required)

    View Item