Pengaruh Lama Penundaan Preparasi Spesimen Darah Terhadap Perubahan Morfologi Leukosit Darah

MAHAJANA, DEVITA (2016) Pengaruh Lama Penundaan Preparasi Spesimen Darah Terhadap Perubahan Morfologi Leukosit Darah. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (179Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Latar Belakang: Pemeriksaan darah tepi adalah prosedur laboratorium yang dapat menetapkan berbagai diagnosis penyakit, seperti infeksi, tumor, penyakit degeneratif dan lain-lain. Prosedur pemeriksaan hematologi terbagi menjadi tiga fase, yaitu fase pra-analitik, fase analitik, dan fase pasca-analitik. Fase pra-analitik dimulai sejak permintaan pemeriksaan, pengambilan spesimen, hingga transportasi spesimen ke laboratorium. Kesalahan yang sering terjadi di laboratorium terdapat pada fase praanalitik yaitu sebanyak 62%. Keterlambatan pemeriksaan sampel darah dapat ditoleransi sampai dengan 2 jam. Jika pemeriksaan sampel ditunda sampai lebih dari 2 jam maka sampel rusak dan dapat memengaruhi hasil yang dapat menyebabkan misdiagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh penundaan preparasi spesimen darah terhadap perubahan morfologi leukosit darah. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan crosssectional dengan penundaan preparasi spesimen darah sebagai variabel bebas dan morfologi leukosit variabel terikat. Subjek penelitian adalah spesimen darah pasien rawat jalan yang masuk ke Laboratorium Patologi Klinik RSDM yang tidak memiliki penyakit keganasan hematologi. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 spesimen darah. Spesimen tersebut dilakukan penundaan selama 30 menit sebagai kontrol awal, 120 menit, 180 menit, dan 240 menit. Setelah dilakukan penundaan, dilakukan pembuatan apusan darah pada spesimen, dan dilakukan fiksasi serta pewarnaan menggunakan Wright dan Giemsa, lalu diamati kerusakan pada morfologi leukosit, yaitu vakuolisasi. Hasil rerata leukosit dengan vaukuolisasi dianalisis dengan uji Anova. Hasil: Pada penelitian didapatkan rerata vakuolisasi pada leukosit di menit ke-30, 120, 180, dan 240 adalah 0,630±0,809, 1,770±0,898, 5,530±1,548, dan 12,430±2,674. Hasil dari uji Anova adalah p=0,000. Simpulan: Terdapat pengaruh penundaan pemeriksaan spesimen darah terhadap perubahan morfologi leukosit.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RX Homeopathy
    R Medicine > RZ Other systems of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Mujahid Zenul
    Date Deposited: 06 Nov 2016 11:13
    Last Modified: 06 Nov 2016 11:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28361

    Actions (login required)

    View Item