UJI AKTIVITAS NANOHERBAL ANTIDIABETES MELITUS TIPE 2 RESISTEN INSULIN DARI FRAKSI KLOROFORM DAUN SALAM (Eugenia polyantha Wight) DENGAN VCO SEBAGAI MINYAK PEMBAWA

Widoninggar, Rengganis (2016) UJI AKTIVITAS NANOHERBAL ANTIDIABETES MELITUS TIPE 2 RESISTEN INSULIN DARI FRAKSI KLOROFORM DAUN SALAM (Eugenia polyantha Wight) DENGAN VCO SEBAGAI MINYAK PEMBAWA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (258Kb)

    Abstract

    UJI AKTIVITAS NANOHERBAL ANTIDIABETES MELITUS TIPE 2 RESISTEN INSULIN DARI FRAKSI KLOROFORM DAUN SALAM (Eugenia polyantha Wight) DENGAN VCO SEBAGAI MINYAK PEMBAWA Rengganis Widoninggar Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Resistensi insulin disebabkan oleh ketidakmampuan jaringan sasaran dalam merespon insulin. Daun salam telah banyak digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sediaan nanoherbal yang didapatkan dari fraksi kloroform daun salam (Eugenia polyantha Wight) sebagai antidiabetes tipe 2 resisten insulin, mengetahui efektivitas SNEDDS (Self Nanoemulsifying Drug Delivery System) dibandingkan fraksi kloroform daun salam, metformin dan kombinasi metformin + SNEDDS, serta mengetahui gambaran histologi organ pankreas, hepar dan ren setelah pemberian sediaan uji. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola searah. Terdapat VI kelompok perlakuan yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan fraksi kloroform daun salam dalam suspensi Na-CMC 0,5% (183,5 mg/kg BB), perlakuan SNEDDS (183,5 mg/kg BB) dan perlakuan kombinasi metformin (22,5 mg/kgBB) + SNEDDS (91,75 mg/kg BB). Pembuatan tikus resisten insulin dilakukan dengan pemberian diet lemak-fruktosa selama 80 hari. Pemberian perlakuan sediaan uji dilakukan selama 15 hari. Pengujian kadar glukosa darah dilakukan dengan menggunakan reagen Glucose GOD FS. Data yang diperoleh berupa kadar glukosa darah hari ke-0, 80 dan 95 yang kemudian dianalisis dengan uji Independent T Test, Paired T Test dan One Way ANOVA, sedangkan uji histologi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan SNEDDS fraksi kloroform daun salam dapat menurunkan kadar glukosa darah tidak signifikan namun setara dengan pemberian metformin. Struktur histologi organ pankreas, hepar dan ren perlakuan SNEDDS menunjukkan kerusakan yang lebih besar dibandingkan perlakuan kelompok lain. Perlakuan yang menunjukkan daya hipoglikemik tertinggi (31,198%) dengan kerusakan struktur histologi lebih rendah dibandingkan metformin adalah perlakuan kombinasi metformin (22,5 mg/kgBB ) dan SNEDDS (91,75 mg/kg BB). Kata Kunci : antidiabetes, daun salam (Eugenia polyantha W.), diabetes melitus tipe 2 resisten insulin, SNEDDS.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 03 Nov 2016 21:18
    Last Modified: 03 Nov 2016 21:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28240

    Actions (login required)

    View Item