Kinerja Solid State Dye Sensitized Solar Cell (SSDSSC) Berbasis pn Junction dengan TiO2 Nanorods sebagai Fotoanoda dan CuSCN sebagai Hole Transport Material (HTM)

NIKMATUL M.Z.S, LIYA (2016) Kinerja Solid State Dye Sensitized Solar Cell (SSDSSC) Berbasis pn Junction dengan TiO2 Nanorods sebagai Fotoanoda dan CuSCN sebagai Hole Transport Material (HTM). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (779Kb)

    Abstract

    Telah dilakukan penelitian mengenai kenerja Solid State Dye Sensitized Solar Cell (SSDSSC) berbasis pn junction dengan TiO2 nanorods sebagai fotoanoda dan CuSCN sebagai hole transport material (HTM). TiO2 nanorods disintesis dengan tahapan mekanikakimia ball milling pada kecepatan 1000 rpm selama 5 jam dan hidrotermal perlakuan basa kuat NaOH 12 M pada suhu 150 oC selama 24 jam dengan variasi kalsinasi pada suhu 400, 500, dan 600 oC. Sintesis CuSCN membutuhkan kation Cu(I) sebagai ion Cu yang dihasilkan dari pembentukan kompleks ion Cu(II) dengan Na2S2O3 dan anion KSCN sebagai sumber ion tiosianat. CuSCN disintesis dengan variasi konsentrasi prekursor CuSO4.5H2O, Na2S2O3, dan KSCN. CuSCN berperan dalam regenerasi elektron-hole sebagai hole transport material (HTM) dengan mekanisme hopping pada SSDSSC. Material dikarakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscope (SEM), dan Transmission Electron Microscope (TEM). Perlakuan mekanikakimia ball milling menunjukkan adanya transormasi fase TiO2 dari anatase menjadi brookite, sedangkan proses hidrotermal menunjukkan adanya fase anatase, brookite, dan rutile pada suhu kalsinasi 400 oC. Pada suhu kalsinasi 500 dan 600 oC terdiri dari dua fase brookite dan rutile. Perubahan transformasi TiO2 ke bentuk nanorods ditunjukkan oleh bentuk batang-batang oleh mikrograf TEM dan meningkatkan luas permukaan material TiO2 menjadi 111, 859 m2/g. Celah pita CuSCN yang dihasilkan yaitu 3,4- 4,68 eV dan serapan absorbansi pada daerah UV 200-300 nm yang mengindikasikan bahwa CuSCN bersifat transparan. Nilai konduktivitas optimum yaitu 1,27 x 10-4 S.m-1 yang dihasilkan oleh CuSCN A. CuSCN sebagai HTM dan rekayasa struktur fotoanoda TiO2 nanorods mampu memberikan efisiensi dengan hasil optimum pada penggunaan CuSCN A sebesar 0,097%.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 03 Nov 2016 12:10
    Last Modified: 03 Nov 2016 12:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28222

    Actions (login required)

    View Item