PERANAN DOKUMEN LAPORAN SUVERYOR SEBAGAI PERASYARAT PENGAPALAN BARANG EKSPOR (Studi Kasus PT. Purindo Logistics Gentan - Sukoharjo)

PURNOMO, NANDIA ULFA (2016) PERANAN DOKUMEN LAPORAN SUVERYOR SEBAGAI PERASYARAT PENGAPALAN BARANG EKSPOR (Studi Kasus PT. Purindo Logistics Gentan - Sukoharjo). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (160Kb)

    Abstract

    ABSTRAKSI PERANAN DOKUMEN LAPORAN SUVERYOR SEBAGAI PERSYARATAN PENGAPALAN BARANG EKSPOR (Studi Kasus pada PT. Purindo Logistics Gentan – Sukoharjo) NANDIA ULFA PURNOMO F3112046 Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah memperoleh gambaran mengenai Peranan Dokumen Laporan Suveryor Sebagai Persyaratan Pengapalan Barang di Purindo Logistics. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, yaitu mengambil satu obyek tertentu untuk dianalisa secara mendalam dengan memfokuskan pada satu masalah. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan pihak Purindo Logistics dalam hal ini bagian pengurusan Laporan Suveryor, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku maupun sumber bacaan lainnya. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tata cara dalam mekanisme peranan dokumen Laporan Suveryor telah dilakukan sesuai prosedur yaitu membantu paras Shipper atau eksportir dalam pengurusan laporan suveryor yaitu dimulai dari menerima Shipping Instruction (SI), Invoice, dan Packing List dari eksportir, menindak lanjuti pengurusan Shipping Instruction, mengurus PPBE dan mengajukan ke Sucofindo, melakukan Stuffing, menerima Stuffing Report berupa Invoice dan Packing List apabila terjadi perubahan data, membuat perubahan data kemudia diajukan kepada Sucofindo. Manfaat dokumen Laporan Suveryor untuk mengetahui keterangan produk yang akan diekspor seperti rotan, barang tambang atau kayu olahan dan agar produk yang akan diekspor bisa melaksanakan verifikasi pemeriksaan barang oleh pihak Sucofindo. Hambatan yang dihadapi PT. Purindo Logistics adalah pembuatan PPBE yaitu Permohonan Pemeriksaan Barang Ekspor yang harus dibuat maksimal satu hari sebelum stuffing dan untuk mengantisipasi serta memahami masalah tersebut sudah dilakukan upayanya. Saran yang dapat penulis berikan adalah di dalam mengatasi hambatan – hambatan seperti kesalahan dokumen perlu adanya peningkatan komunikasi yang lancar antara staff, eksportir, pihak pengangkut maupun pihak lain serta perlu meningkatkan kerja sama antar pegawai agar hasil dicapai bisa maksimal. Kata Kunci : Dokumen ekspor, laporan suveryor dan pengapalan barang.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Perdagangan
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 02 Nov 2016 10:13
    Last Modified: 02 Nov 2016 10:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28088

    Actions (login required)

    View Item