Pelaksanaan Diversi Dalam Penyelesaian Perkara Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta

MUSYTARI, HASRAWATI (2016) Pelaksanaan Diversi Dalam Penyelesaian Perkara Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (628Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Hasrawati Musytari. PELAKSANAAN DIVERSI DALAM PENYELESAIAN PERKARA ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA OLEH POLRESTA SURAKARTA. Tesis. Program Magister Hukum. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pelaksanaan diversi dalam penyelesaian perkara anak sebagai pelaku tindak pidana oleh Polresta Surakarta; (2) faktor-faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan diversi dalam penyelesaian perkara anak sebagai pelaku tindak pidana oleh Polresta Surakarta; (3) upaya mengatasi faktor penghambat pelaksanaan diversi dalam penyelesaian perkara anak sebagai pelaku tindak pidana oleh Polresta Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Polresta Surakarta. Sumber data dalam penelitian ini adalah pejabat Reskrim dan PPA Polresta Surakarta serta berkas yang relevan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, mencatat arsip atau dokumen dan observasi. Teknik analisis data dengan analisis interaktif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah : (1) Pelaksanaan diversi dalam penyelesaian perkara anak sebagai pelaku tindak pidana oleh Polresta Surakarta yaitu : memberikan peringatan informal terhadap tersangkan anak yang melakukan tindak pidana, memberikan peringatan formal dihadapan orangtuanya, pemberian sanksi ringan dari perbuatan jahatnya, dan meminta anak tersebut untuk melakukan pelayanan masyarakat yang berkaitan dengan pidana yang dilakukan. (2) Faktor-faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan diversi dalam penyelesaian perkara anak sebagai pelaku tindak pidana oleh Polresta Surakarta, adalah : anak tidak mau mengakui perbuatannya, keluarga anak bersikap tidak mau tahu, tidak ada bantuan hukum, dan pihak keluarga korban tidak menginginkan tersangka dibebaskan. (3) Upaya mengatasi faktor penghambat pelaksanaan diversi dalam penyelesaian perkara anak sebagai pelaku tindak pidana oleh Polresta Surakarta, adalah : menggunakan informasi melalui: adanya laporan, pengaduan, tertangkap tangan dan diketahui langsung oleh petugas Polisi Republik Indonesia; pendampingan terhadap keluarga pelaku; penyediaan Bantuan Hukum oleh Pemerintah maupun Masyarakat; dan sosialisasi serta proses mediasi secara intensif Kata kunci : tindak pidana, perlindungan anak, diversi

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 31 Oct 2016 21:54
    Last Modified: 31 Oct 2016 21:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28017

    Actions (login required)

    View Item