PIDANA KERJA SOSIAL SEBAGAI ALTERNATIF PIDANA PENJARA JANGKA PENDEK DALAM PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA (PENAL REFORM) DI INDONESIA

UTOMO, LIEONAD JUNIAR (2016) PIDANA KERJA SOSIAL SEBAGAI ALTERNATIF PIDANA PENJARA JANGKA PENDEK DALAM PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA (PENAL REFORM) DI INDONESIA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (89Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Lieonad Juniar Utomo, S331502003, 2016, Pidana Kerja Sosial Sebagai Alternatif Pidana Penjara Jangka Pendek Dalam Pembaharuan Hukum Pidana (Penal Reform) Di Indonesia. Tesis : Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini mengkaji tentang pidana kerja sosial sebagai alternatif pidana penjara jangka pendek yang termuat dalam RKUHP 2012, sebagai acuan untuk melaksanakan pembaharuan hukum pidana dengan menggunakan pidana kerja sosial sebagai alternatif dari pidana penjara jangka pendek yang memiliki tujuan untuk rehabilitatif bagi pelaku kejahatan serta pencegah kejahatan untuk terciptanya perlindungan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif atau doktrinal dalam sifat penelitian preskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan konseptual dan pendekatan perbandingan dengan bahan hukum yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan non hukum. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan penelitian kepustakaan dan dianalisis menggunakan logika deduktif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa adanya kecenderungan untuk mengurangi penggunaan pidana penjara jangka pendek karena memiliki beberapa kekurangan seperti penjahat kecil akan bisa menjadi penjahat yang lebih profesional, proses rehabilitasi yang tidak maksimal, stigmatisasi, dehumanisasi dan sebagainya. Oleh karena itu diperlukannya suatu pembaharuan hukum pidana tentang alternatif pidana penjara, khususnya pidana penjara jangka pendek. Bentuk alternatif sanksi pidana yang disuguhkan adalah sanksi pidana yang berupa Pidana Kerja Sosial. Pidana kerja sosial yang menganut falsafah pembinaan diharapkan dapat menjadi jenis alternatif pidana yang efektif tanpa menghilangkan esensi dari pidana itu sendiri serta memiliki tujuan sebagai alat pencegah kejahatan untuk terciptanya perlindungan dan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian RKUHP 2012 yang mengatur tentang pidana kerja sosial memiliki kekurangan yang terkait dengan infrastruktur pendukung dan ketentuan pelaksanaan pidana kerja sosial. Oleh karena itu diperlukan kajian yang lebih komprehensif untuk pembenahan ketentuan tentang pidana kerja sosial agar dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Implikasi dari penelitian ini adalah mencari alternatif dari pidana penjara khususnya pidana penjara jangka pendek dengan menggunakan pidana kerja sosial. Apabila pidana kerja sosial dilaksanakan maka akan mengurangi kepadatan jumlah penghuni lapas, mengurangi beban pembiayaan operasional lapas, meminimalisir terjadinya pengulangan tindak pidana serta ingin menghilangkan dampak dari dehumanisasi dan stigmatisasi. Penerapan pidana kerja sosial juga harus didukung dengan adanya suatu lembaga pengawas dan petugas konseling. Kata kunci : Pidana Kerja Sosial, Alternatif Pidana Penjara Jangka Pendek, Pembaharuan Hukum Pidana

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 31 Oct 2016 19:06
    Last Modified: 31 Oct 2016 19:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27988

    Actions (login required)

    View Item