PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, AND EXTENDING) MATERI FLUIDA DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT

C, TIARA OBRILIAN (2016) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, AND EXTENDING) MATERI FLUIDA DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (762Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Tujuan penelitian untuk: (1) mengetahui bahwa penerapan model pembelajaran CORE pada materi Fluida Dinamis dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Kebakkramat, (2) mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Kebakkramat dengan penerapan model pembelajaran CORE pada materi Fluida Dinamis. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kurt Lewin, serta model kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap persiapan dan dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan siklus yang terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Kebakkramat Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 36 siswa. Data diperoleh melalui observasi dan tes tertulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t 1 ekor. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran CORE dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini ditunjukkan dari persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis baik pada pra siklus sebesar 16,67%, pada siklus I 52,78%, kemudian pada siklus II persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis baik meningkat menjadi 94,44%. (2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Kebakkramat sebelum penerapan model pembelajaran CORE dan sesudah penerapan model pembelajaran CORE. Pada hasil perhitungan analisis uji t (1 ekor) diperoleh bahwa nilai thitung = 6,77 > ttabel = 1,69 dengan taraf signifikansi α = 5%, sehingga ada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum penerapan model pembelajaran CORE dan sesudah penerapan model pembelajaran CORE. Kata Kunci : model pembelajaran CORE, kemampuan berpikir kritis, Fluida Dinamis, penelitian tindakan kelas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 02 Nov 2016 11:25
    Last Modified: 02 Nov 2016 11:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27876

    Actions (login required)

    View Item