Studi Etnobotani Pada Tradisi Mondosiyo di Dusun Pancot Keurahan Kalisoro Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar

Anshory, Dafi Al (2016) Studi Etnobotani Pada Tradisi Mondosiyo di Dusun Pancot Keurahan Kalisoro Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (247Kb)

    Abstract

    STUDI ETNOBOTANI PADA TRADISI MONDOSIYO DI DUSUN PANCOT, KELURAHAN KALISORO, KECAMATAN TAWANGMANGU, KABUPATEN KARANGANYAR Dafi Al Anshory Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta ABSTRAK Tradisi Mondosiyo merupakan rangkaian upacara adat bersih desa yang dilaksanakan oleh masyarakat dusun Pancot, kelurahan Kalisoro, kecamatan Tawangmangu, kabupaten Karanganyar. Masyarakat memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan sesaji dan pelengkap dalam rangkaian tradisi Mondosiyo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang digunakan dalam tradisi Mondosiyo, mengetahui tingkat kepentingan tumbuhan yang digunakan dalam tradisi Mondosiyo, serta mengetahui pemanfaatan tumbuhan yang digunakan dalam tradisi Mondosiyo oleh masyarakat setempat dalam kehidupan sehari - hari. Pengambilan data di lapangan bertepatan dengan pelaksanaan tradisi Mondosiyo yakni tanggal 4 Agustus 2015 dengan metode observasi, inventarisasi, dan wawancara. Sampel tumbuhan yang dimanfaatkan dalam tradisi Mondosiyo diidentifikasi dan dianalisis persentase habitus, persentase bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, tingkat kepentingan tumbuhan dalam tradisi Mondosiyo, dan kebermanfaatan tumbuhan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif berdasarkan karakteristik masing - masing data. Tumbuhan yang digunakan dalam tradisi Mondosiyo berjumlah 26 jenis. Tingkat kepentingan tumbuhan dalam tradisi Mondosiyo tertinggi yakni Musa x paradisiaca L. sebesar 100% dan terendah yakni Usnea barbata (L.) Mott sebesar 30%. Pemanfaatan tumbuhan dalam tradisi Mondosiyo oleh masyarakat yakni sebagai bahan pangan, obat, tanaman hias, pakan ternak, bahan bakar, pupuk, pewarna alami, bahan aromatik, bahan seni, peggunaan dalam tradisi nyekar, dan bahan bangunan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: dusun Pancot, etnobotani, pemanfaatan tumbuhan, tradisi Mondosiyo

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QK Botany
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 31 Oct 2016 09:42
    Last Modified: 31 Oct 2016 09:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27762

    Actions (login required)

    View Item