PERBANDINGAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L. ) DENGAN HIDROPONIK SISTEM SUBSTRAT DAN SISTEM RAKIT APUNG

Dewi, Danning Karmila (2016) PERBANDINGAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L. ) DENGAN HIDROPONIK SISTEM SUBSTRAT DAN SISTEM RAKIT APUNG. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (17Kb) | Preview

    Abstract

    PERBANDINGAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) DENGAN HIDROPONIK SISTEM SUBSTRAT DAN SISTEM RAKIT APUNG Danning Karmila Dewi1 H 3313014 Dr. Ir. Pardono, M. S2 dan Ir. Sri Hartati, M. P3 RINGKASAN Tugas Akhir ini bertempat di desa Tamansari RT 01 RW 02, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Budidaya tanaman sawi secara hidroponik yang dilaksanakan 5 Maret – 30 Mei 2016. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan memahami cara budidaya sawi dengan sistem hidroponik, mempraktekan semua ruang lingkup kegiatan dalam usaha pertanian khususnya komoditas sawi dari persiapan sampai pada proses pasca panen, mengetahui perbandingan hidroponik sistem substrat dan sistem rakit apung terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi, mengetahui cara pemasaran sawi, mengetahui analisis usaha tani pada budidaya tanaman sawi. Penelitian ini mengunakan 2 sistem hidroponik yakni hidroponik sistem substrat dan hidroponik sistem rakit apung. Pembuatan media tanam hidroponik sistem substrat dengan menggunakan arang sekam dan sekam mentah (2:1) yang kemudian dicampur merata dan memasukkan ke dalam polybag. Sistem rakit apung merupakan budidaya sayuran pada lubang styrofoam (gabus) yang mengapung di atas permukaan larutan nutrisi dalam suatu bak penampung. Pertumbuhan sawi dengan hidroponik sistem rakit apung lebih cepat meningkat daripada pertumbuhan sawi dengan sistem substrat namun biaya produksi sistem substrat lebih sedikit dari produksi sistem rakit apung. Berdasarkan hasil pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun caisim menunjukan bahwa sistem rakit apung lebih tinggi dari sistem substrat. Pada minggu terakhir rataan tinggi tanaman sawi (Caisim) sistem substrat 21,8 cm dan sistem rakit apung 22,8 cm. Rataan jumlah daun sawi (caisim) sistem substrat 15 helai dan sistem rakit apung 16 helai. Berat tanaman sawi sistem substrat yaitu 488,38 gram dan berat tanaman sistem rakit apung lebih yaitu 514,8 gram. Pemanenan sawi/caisim pada hidroponik substrat maupun sistem rakit apung dilakukan pada saat umur 28 hari setelah tanam. Harga sawi per tanaman Rp. 1.200,00. Penanaman sawi dengan hidroponik sistem substrat dengan luas lahan 2 x 3 meter untuk 300 tanaman membutuhkan biaya produksi Rp 255.170,00 dengan total penerimaan Rp 360.000,00. Keuntungan yang diperoleh Rp 104.830,00 (penerimaan dikurangi biaya produksi). R/C Ratio untuk penanaman sawi dengan hidroponik sistem substrat adalah 1,41 dengan BEP Harga Rp 850,00 per tanaman dan BEP Produksi 213 tanaman. Penanaman sawi dengan hidroponik sistem rakit apung dengan luas lahan 3 x 4 meter untuk 300 tanaman membutuhkan biaya produksi Rp 281.971,00 dengan total penerimaan Rp 360.000,00. Keuntungan yang diperoleh Rp 78.029,00 (penerimaan dikurangi biaya produksi). R/C Ratio untuk penanaman sawi dengan hidroponik sistem substrat adalah 1,27 dengan BEP Harga Rp 940,00 dan BEP Produksi 235 tanaman. Kata kunci : Hidroponik, Substrat, Rakit Apung, Sawi Keterangan : 1. Mahasiswa Program Studi D-III Agribisnis Minat Hortikultura dan Arsitektur Pertamanan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret 2. Dosen Pembimbing I/Penguji I 3. Dosen Pembimbing II/Penguji II

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 08 Aug 2016 14:50
    Last Modified: 08 Aug 2016 14:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27663

    Actions (login required)

    View Item