PROSES PRODUKSI SELAI PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) DENGAN PENAMBAHAN BELIMBING WULUH

Mahfudzoh, Ani Ulfa (2016) PROSES PRODUKSI SELAI PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) DENGAN PENAMBAHAN BELIMBING WULUH. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (95Kb) | Preview

    Abstract

    PROSES PRODUKSI SELAI PEPAYA DENGAN PENAMBAHAN BELIMBING WULUH ANI ULFA MAHFUDZOH1 Ir. Basito, M.Sc2 dan Ardhea Mustika Sari S.T.P., M.Sc3 ABSTRAK Selai pepaya dengan penambahan belimbing wuluh adalah bahan olahan makanan yang dibuat dari bahan utama pepaya dengan gula, belimbing wuluh dan vanili sebagai bahan tambahan. Tujuan dari pembuatan selai dengan bahan baku pepaya yaitu melakukan diversifikasi pangan untuk dapat meningkatkan nilai jual pepaya dan mengetahui manfaat pepaya. Tujuan pelaksanaan praktek produksi selai pepaya dengan penambahan belimbing wuluh ini adalah mengetahui proses pembuatan selai pepaya dan bahan baku yang digunakan, mengetahui kadar vitamin C produk selai pepaya, dan mengetahui analisis biaya produk selai pepaya. Proses pembuatan selai pepaya dengan penambahan belimbing wuluh yaitu, persiapan bahan baku, pengupasan, pencucian, pemotongan, penghancuran, pemasakan, pendinginan dan pengemasan. Berdasarkan uji kesukaan, selai pepaya dengan penambahan belimbing wuluh yang disukai konsumen yaitu selai pepaya dengan formulasi buah pepaya 200 gram dan gula 150 gram, 100 gram belimbing wuluh, vanili dan air secukupnya. Pepaya yang terpilih dilakukan analisis kimia yaitu analisis kadar vitamin C, sehingga didapat kandungan kadar vitamin C sebesar 20 mg/100 gram bahan. Produksi selai pepaya dengan penambahan belimbing wuluh dalam 1 bulan mampu menghasilkan 3750 kemasan dengan harga jual Rp. 9600 per kemasan. Keuntungan bersih perbulan penjualan selai pepaya dengan penambahan belimbing wuluh mencapai Rp. 3.302.866. Usaha ini akan mencapai titik impas (BEP) pada tingkat produksi 2636 botol. ROI sebelum pajak sebesar 10,7% dan ROI setelah pajak sebesar 10,1%. Nilai POT sebesar 9,2 untuk mengembalikan modal serta medapatkan keuntungan bersih dan nilai Net B/C produksi selai pepaya dengan penambahan belimbing wuluh yaitu 1,11 yang berarti proses produksi selai pepaya dengan penambahan belimbing wuluh dapat dijalankan dengan baik. Kata Kunci : Selai Pepaya dengan Penambahan Belimbing Wuluh, Proses Produksi, Analisis Ekonomi. Keterangan : 1. Mahasiswa Program Studi D-III Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Nama : Ani Ulfa Mahfudzoh, NIM : H3113014 2. Dosen Pembimbing 1 3. Dosen Pembimbing 2

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > D3 - Teknologi Hasil Pertanian
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 21 Jul 2016 14:36
    Last Modified: 21 Jul 2016 14:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27550

    Actions (login required)

    View Item