PERBANDINGAN MODEL DISKRIMINAN DAN MODEL LOGIT UNTUK MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI

Sumbodo, Joko (2010) PERBANDINGAN MODEL DISKRIMINAN DAN MODEL LOGIT UNTUK MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1950Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel-variabel yang dapat menjelaskan prediksi financial distress pada perusahaan manufaktur. Tujuan lainnya adalah untuk membandingkan pengunaan antara metode diskiminan dan metode logit dalam menjelaskan keakurasian dari prediksi financial distress. Penelitian ini dilakukan untuk menguji hipotesis (hypotheses testing) yang diajukan peneliti, dimana variabel EBITS, ROE, Perputaran Aktiva Tetap, Ukuran dan Beban Pajak dapat menjelaskan prediksi financial distress pada perusahaan manufaktur. Serta penggunaan model analisis untuk mengukur akurasi prediksi yang dapat menjelaskan prediksi financial distress antara model logit dengan model diskriminan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari ICMD Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebanyak 22 perusahaan failed dan 22 perusahaan non-failed yang diambil dengan menggunakan metode Stratified random sampling. Sampel tersebut adalah perusahaan yang mengalami financial distress yang diambil selama periode 2004-2009. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi rasio-rasio keuangan yang meliputi TOAS, CATA, SETA, APNPTA, SCA, SWC, STFA, QAS, GPM, QAI, LTDTD, WCLTD, CASH, FEFL, FASE, ROE, EBITPC, EBITS, OIBOIA. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis faktor, analisis diskriminan, dan model logit . Sedangkan model yang digunakan untuk membandingkan metode yang terbaik dalam penelitian ini adalah daya klasifikasi model yang ditunjukkan dengan prediksi power. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa alat analisis variabel TOAS, CATA, SETA, APNPTA, WCLTD dan EBITS adalah variabel yang penting pada kedua alat analisis dan dapat digunakan pada kedua alat analisis yang dapat menjelaskan prediksi financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2004-2009. Kemudian dari analisis diskriminan dengan regresi logit ditemukan bahwa model logit memiliki akurasi prediksi tertinggi sebesar 90.90% dan analisis diskriminan dengan tingkat akurasi prediksi sebesar 89.10% dalam menjelaskan financial distress pada perusahaan manufaktur. Kata Kunci: financial distress, model diskriminan, model logit.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > Manajemen
    Depositing User: Users 830 not found.
    Date Deposited: 12 Jul 2013 21:32
    Last Modified: 12 Jul 2013 21:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2751

    Actions (login required)

    View Item