PENGARUH PERSENTASE PEMBERIAN PUPUK ORGANIK AZOLLA TERHADAP PERTUMBUHAN SAYURAN KANGKUNG DARAT UNTUK MENUJU MASYARAKAT SADAR ORGANIK

CRYSNANDA, ALFIAN ARGHA and HUTOMO, RADITIO TRI and DEWI, RIZKY RISTIANNA and AJI, BIMO WAHYU and KHOTIMAH, NURUL (2016) PENGARUH PERSENTASE PEMBERIAN PUPUK ORGANIK AZOLLA TERHADAP PERTUMBUHAN SAYURAN KANGKUNG DARAT UNTUK MENUJU MASYARAKAT SADAR ORGANIK. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1276Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini berkaitan dengan pemanfaatan tanaman azolla (Azolla spp.) sebagai kompos untuk meningkatkan produksi dan penampilan fisik tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir). Tujuan diadakan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi kompos azolla yang optimal, melihat pengaruh penambahan kompos azolla terhdap pertumbuhan tanaman kangkung, hingga melihat seberapa jauh kompos azolla dapat menggantikan penggunaan urea atau lebih khususnya nitrogen dalam penanaman. Produksi kangkung darat Indonesia masih rendah yakni 350,879 ton pada tahun 2012, padahal masyarakat Indonesia mengonsumsi kangkung darat sebesar 1,02 juta. Jika dikaitkan dengan ketahan pangan Indonesia maka dibutuhkan upaya peningkatan produksi dengan laju yang tinggi dan berkelanjutan sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi kangkung darat adalah dengan menggunakan pupuk. Kangkung darat membutuhkan nitrogen 69 kg/ha agar produksinya dapat optimal. Terdapat sebuah penelitian yang menyatakan bahwa penggunaan urea 100 kg/ha yang diaplikasikan sebanyak dua kali yaitu saat pertumbuhan telah merata dan 7-10 hari memberikan hasil optimal pada pertumbuhan kangkung darat. Dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa penggunaan pupuk urea dapat memberikan hasil optimal pada pertumbuhan kangkung darat, namun perlu diketahui bahwa pupuk urea merupakan pupuk kimia, dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa penggunaan pupuk urea dengan dosis 300 ppm dengan cara dicampur mengalami penurunan bobot basah tanaman. Hasil penelitian yang diadakan di Filiphina menunjukkan bahwa penggunaan Azolla di tanah sawah selama 5 kali berturut-turut pada tanaman padi, dapat menggnatikan 50% penggunaan pupuk N dan gabah yang dihasilkan setara dengan pemupukan 90 kg Urea/ha. Azolla juga dapat meningkatkan bahan organik dalam tanah. Hal tersebut membuktikan bahwa kompos azolla dapat dijadikan alternatif pupuk urea yang optimal, sehingga mendorong masyarakat sadar organik. Diperlukan sebuah penelitian lanjutan dalam menerapkan kompos azolla pada kangkung darat, sehingga didapatkan konsentrasi yang optimal untuk meningkatkan produksi tanaman kangkung darat organik. Keyword : Kangkung Darat, Nitrogen, Pupuk Urea, Kompos Azolla

    Item Type: Other
    Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: anggra prasasti
    Date Deposited: 16 Jun 2016 13:31
    Last Modified: 16 Jun 2016 13:31
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27189

    Actions (login required)

    View Item