KAPEIN (KAOS PEMUDA INDONESIA)

ESTI RAHAYU, ELISA and SUYANTI, ANI and MARDIASTUTI, BEKTI and SYAIFUL ZUHRI, MUHAMMAD (2016) KAPEIN (KAOS PEMUDA INDONESIA). UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1672Kb) | Preview

    Abstract

    Kegiatan kewirausahaan ini dilatar belakangi oleh semakin menurunnya minat pemuda Indonesia untuk mengenal budaya Indonesia. Bisa kita lihat di sekeliling kita ketertarikan anak-anak muda dalam dunia fashion, mereka lebih memilih baju dengan motif dan model budaya barat dari pada budayanya sendiri. Sebagai contoh di wilayah Surakarta dan sekitarnya, kaos dengan gambar budaya lain banyak diminati anak-anak muda sekarang daripada kaos dengan gambar wayang maupun kaos bertuliskan pesan dengan aksara jawa yang merupakan kebudayaannya sendiri. Padahal jika dibandingkan dari segi harga kaos dengan gambar budaya kita dan buatan lokal lebih murah. Hal ini membuat peluang usaha dalam bentuk kaos yang bertemakan budaya Indonesia dengan desain anak muda masa kini mulai terbatasi. Oleh karena itu kita membuat inovasi-inovasi baru agar lebih menarik, sekaligus fashion dalam bentuk kaos yang bertemakan budaya Indonesia ini juga sebagai sebuah sarana upaya pelestarian budaya Indonesia yang mencakup seluruh kebudayaan di Indonesia. Karena kita sebagai generasi penerus hanya bisa mewarisi dan diharapkan dapat menjaga dan melestarikan kebudayaan tersebut. Sebagai generasi penerus hendaknya kita mencintai dan melestarikan kebudayaan yang telah diwariskan dari dulu, agar nilai-nilai kebudayaan yang telah ada dapat diwariskan pada anak cucu kita. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa untuk mendorong terciptanya wirausahawan muda yang peduli dengan keadaan daerahnya, ikut serta dalam pelestarian budaya daerah di seluruh Indonesia. Dan mendukung berkembangnya budaya daerah di Indonesia. Target khusus dari kegiatan ini adalah memasarkan kaos bertema budaya Indonesia kepada pemuda Indonesia, masyarakat lokal maupun wisatawan asing sebagai sebuah upaya peningkatan kesejahteraan serta menjadi salah satu usaha kreatif mahasiswa yang nantinya dapat membuka lapangan kerja baru serta memperoleh profit yang sebesar-besarnya. Ada delapan metode yang digunakan dalam program ini, yaitu tahap persiapan dan survei pasar, pengadaan alat dan bahan, pembuatan produk, promosi, pemasaran, evaluasi perkembangan usaha, evaluasi kegiatan dan laporan pertanggungjawaban.

    Item Type: Other
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: dian pratiwi
    Date Deposited: 14 Jun 2016 20:20
    Last Modified: 14 Jun 2016 20:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27116

    Actions (login required)

    View Item