PEMBINAAN REMAJA DESA DALAM PENGGUNAAN LABORATORIUM KIMIA TANAH SEDERHANA

Daniswara, Danu and Setyono, Aris and Herwanto , Agung and Eko W P, Ikrimah and Budi U, Wahyu (2016) PEMBINAAN REMAJA DESA DALAM PENGGUNAAN LABORATORIUM KIMIA TANAH SEDERHANA. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1483Kb) | Preview

    Abstract

    Lahan pertanian merupakan lahan yang ditujukan untuk lahan yang cocok untuk produksi tanaman pertanian. Tanah merupakan komponen penting utama yang terdapat pada suatu lahan, lebih diidentikkan dengan tempat tumbuh atau habitat tanamanSebagian besar lahan pertanian di Indonesia telah berubah menjadi lahan kritis akibat pencemaran dari limbah industri/pabrik dan pemakaian pupuk anorganik/kimia yang terlampau banyak secara terus menerus sehingga membuat unsur hara tanah semakin menurun. Penggunaan pupuk kimia dalam beberapa tahun pertama memang peningkatan panen sangat terasa manfaatnya. Program modernisasi pertanian mampu menjawab satu tantangan ketersediaan kebutuhan pangan dunia yang kian hari terus meningkat. Namun setelah belasan tahun penerapan pupuk kimia, penggunaan pupuk kimia mulai terlihat dampak dan efek sampingnya. Bahan kimia sintetik yang digunakan dalam pertanian seperti pupuk dan pestisida telah merusak struktur, kimia dan biologi tanah. Penggunaan yang berulang-ulang dalam waktu yang sangat lama ini membuat tanah yang dari dulu menjadi lahan pencaharian warga desa Duwet ini menjadi rusak yang mengakibatkan penurunan hasil panen disetiap musimnya. Petani di desa Duwet selama ini masih banyak yang kurang mengerti tentang bahaya dari residu penggunaan bahan kimia terhadap lahan pertanian, yang secara tidak langsung menyebabkan menurunnya hasil panen para petani setiap tahunnya. Dengan adanya laboratorium kimia tanah ini dapat mengukur dosis pupuk yang diperlukan oleh lahan sehingga akan menghindarkan petani dari penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan, menekan jumlah penggunaan pupuk dan mengurangi biaya dari pembelian pupuk. Penggunaan lab sederhana ini juga dapat mengetahui potensi lahan pertanian di desa Duwet yang akan memudahkan petani dalam memilih komoditas yang akan ditanam dengan prospek yang terbaik. Laboratorium kimia tanah sederhana ini dapat membantu dalam pemantauan dosis pupuk anorganik yang dibutuhkan oleh tanah, sehingga tidak menambah residu bahan kimia dalam tanah. Diharapkan dimasa yang akan datang lahan pertanian di desa Duwet dapat kembali normal dan dapat meningkatkan hasil panen dan penghasilan pera petani. Dalam pelaksanaannya nanti akan memberdayakan para pemuda desa dalam penggunaan lab sederhana sehingga dalam keberlanjutannya nanti masyarakat desa Duwet dapat mengukur dan mengidentifikasi kebutuhan lahan pertaniannya sendiri dan dapat meningkatkan kemandirian masyarakat desa Duwet. Pemberdayaan pemuda desa dalam pelaksanaan penggunaan lab sederhana dapat melatih keterampilan dan kemandirian pemuda desa, selain itu juga dapat meningkatkan rasa kepedulian pemuda desa terhadap pertanian.

    Item Type: Other
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: fifit puspitasar
    Date Deposited: 14 Jun 2016 19:37
    Last Modified: 14 Jun 2016 19:37
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27101

    Actions (login required)

    View Item