OPTIMASI METODE EKSTRAKSI SENYAWA BIOAKTIF SEMUT JEPANG (TENEBRIO MOLITOR) SEBAGAI DASAR PENELITIAN IN VITRO TERAPI DIABETES MELITUS

RATNASARI, TUTI and BAIHAQY, FATHU THAARIQ and NAFISA, FITA and PRASOJO, RISWANDA SATRIA ADI (2016) OPTIMASI METODE EKSTRAKSI SENYAWA BIOAKTIF SEMUT JEPANG (TENEBRIO MOLITOR) SEBAGAI DASAR PENELITIAN IN VITRO TERAPI DIABETES MELITUS. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1294Kb) | Preview

    Abstract

    Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kencing manis yang ditandai dengan hiperglikemia. Pada tahun 2006, terdapat lebih dari 50 juta orang yang menderita diabetes melitus di Asia Tenggara (Trisnawati, 2013). Penderita DM harus menggunakan obat antidiabet secara rutin untuk menurunkan hiperglikemik. Penggunaan obat antidiabet dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan penyakit komplikasi dan membutuhkan biaya yang cukup banyak sehingga dibutuhkan pengobatan pengganti yang terjangkau. Semut jepang (Tenebrio molitor) merupakan salah satu insekta yang menjadi hama pertanian namun juga sering dimanfaatkan sebagai pakan burung saat fase larvanya. Semut jepang telah diketahui dapat menjadi hepatoprotectif dan mengandung beberapa zat gizi yang dibutuhkan tubuh, namun kandungan senyawa bioaktif dalam semut jepang dan mekanisme senyawa bioaktif tersebut bekerja belum diketahui. Alkaloid, tannin, polifenol, saponin, dan flavonoid merupakan contoh beberapa senyawa bioaktif yang diketahui memiliki banyak manfaat seperti sebagai antioksidan dan berpengaruh terhadap penurunan glukosa darah, kolesterol serta mengobati penyakit lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa bioaktif yang terkandung dalam ekstrak semut jepang. Ekstraksi semut jepang menggunakan metode maserasi dan metode ekstraksi fox untuk mengetahui pengaruh metode ekstraksi terhadap kadar senyawa bioaktif yang didapat dengan cara membandingkan hasil ekstraksi kedua metode tersebut. Pada tahun kedua, diharapkan dapat dilakukan percobaan invitro pada jaringan yang hiperglikemik. Jenis penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium post test controlled group design dengan subyek eksperiment semut jepang (Tenebrio molitor) yang diekstraksi menggunakan metode maserasi dan metode ekstraksi fox. Selanjutnya, kadar senyawa bioaktif diketahui melalui uji kromatografi lapis tipis (KLT). Setelah mendapatkan data, dilakukan analisis data dengan membandingkan hasil menggunakan teknik uji T test. Kata kunci: Semut jepang (Tenebrio molitor), Identifikasi Senyawa Bioaktif

    Item Type: Other
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: anggra prasasti
    Date Deposited: 14 Jun 2016 17:46
    Last Modified: 14 Jun 2016 17:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27093

    Actions (login required)

    View Item