AGAINST DENGUE : KEGIATAN KREATIF INOVATIF BERBASIS PENGEMBANGAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MENURUNKAN ANGKA DEMAM BERDARAH DI WILAYAH NGORESAN, JEBRES, SURAKARTA

DEVINA, ELIAN and DINDA, FITASCHYA and ARIESTA, INDAH and NADIA, MUTIYAS (2016) AGAINST DENGUE : KEGIATAN KREATIF INOVATIF BERBASIS PENGEMBANGAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MENURUNKAN ANGKA DEMAM BERDARAH DI WILAYAH NGORESAN, JEBRES, SURAKARTA. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2899Kb) | Preview

    Abstract

    Dewasa ini, masalah kesehatan masih menjadi masalah utama di Indonesia. Salah satunya adalah masalah DBD. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan di Indonesia, dimana salah satu kota yang endemis DBD adalah Kota Surakarta, dengan incidence rate (IR) sebesar 17,88/100.000 penduduk. Kelurahan Ngoresan merupakan salah satu kelurahan di kecamatan Jebres kota Surakarta dengan angka kejadian DBD yang cukup tinggi khususnya pada RW 22, 23, 24, dan 25. Saat ini, belum tersedia obat untuk penyakit DBD, demikian juga dengan vaksin. Oleh karena itu, pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD dilakukan secara promotif dan preventif, melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Pernyataan diatas membuat kami tertarik untuk mengadakan suatu kegiatan kreatif inovatif untuk menurunkan angka kejadian DBD di wilayah Ngoresan khususnya RW 22 sampai 25, yang kami rangkum dalam kegiatan “Against Dengue”. Adapun program yang akan kami lakukan ini telah dirancang sedemikian rupa yang memfokuskan pada kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sebagai upaya yang efektif dalam memberantas dan mencegah kasus DBD di daerah Ngoresan khususnya RW 22, 23, 24 dan 25. Prinsip dari kegiatan Against Dengue ini adalah pengembangan masyarakat, dimana kegiatan ini dilakukan bersama, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat, sehingga masyarakat memiliki peran dan fungsi vital dalam lingkungannya sendiri. Dalam program kegiatan ini, kami memanfaatkan peran dan fungsi kaderkader kesehatan yang terdapat di keempat RW tersebut agar mampu meningkatkan peran aktif masyarakat sekitarnya terhadap lingkungan sekitar. Kami juga akan menarik perhatian dan minat seluruh warga RW 22-24 Ngoresan untuk berperan aktif dan membantu keberlangsungan program kegiatan ini dengan cara memberikan pelatihan intensif dan penyuluhan-penyuluhan tentang DBD dan PHBS serta membuat suatu acara yang menarik dan menyenangkan yang telah masuk dalam rangkaian program kegiatan ini. Metode yang kami gunakan dalam melaksanakan kegiatan Against Dengue ini adalah pengembangan masyarakat, dimana disini kami akan memberdayakan masyarakat untuk dapat secara mandiri menerapkan prinsip-prinsip PHBS yang berhubungan dengan pemberatasan sarang nyamuk DBD, serta menghimbau masyarakat melalui kader kesehatan untuk menghasilkan suatu produk bernilai ekonomis sebagai pengusir nyamuk yang dapat memutus rantai perkembangan nyamuk DBD. Melalui metode ini, kami bukan hanya dapat mengembangkan masyarakat dalam hal kesehatan, namun juga dalam hal ekonomi. Kami juga akan melakukan kerjasama dengan kelurahan setempat, ketua RW 22, 23, 24, dan 25, serta pihak Puskesmas Ngoresan dalam membantu menarik minat dan menggalakkan masyarakat serta mendukung keberhasilan program kegiatan ini. Adapun luaran dari kegiatan Against Dengue adalah berupa jasa, barang, desain, dan artikel. Kata Kunci: Against Dengue, DBD, Pengembangan Masyarakat, PHBS

    Item Type: Other
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: anggra prasasti
    Date Deposited: 14 Jun 2016 15:38
    Last Modified: 14 Jun 2016 15:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27070

    Actions (login required)

    View Item