UCC ( UNS Copeaux de Carrote) Kripik Wortel UNS

Rafinita, Alfi Dias and Setyowati , Dedeh and Amaliawati , Desi Rizky and Deviandini, Faniesa Ayu and Lestari , Zuriyah (2016) UCC ( UNS Copeaux de Carrote) Kripik Wortel UNS. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1027Kb) | Preview

    Abstract

    Banyaknya hasil alam yang melimpah di Indonesia, terutama dalam bidang pertanian khususnya sayuran ditambah kurang terolahnya hasil panen memyebabkan sayur-mayur sering terbuang percuma. Terutama produk yang cacat, tentu saja tidak akan menghasilkan nilai jual, akibatnya produk yang cacat hanya akan menjadi pakan ternak karena masyarakat beranggapan bahwa produk cacat tidak mempunyai harga, berangkat dari fenomena tersebut, hal ini membuka peluang usaha bagi kami untuk membuat hasil olahan dari sayur hasil bumi Indonesia yang melimpah agar menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi, disini kami memanfaatkan baik itu sayur layak jual maupun yang cacat, karna kami yakin tak ada produk yang gagal. Kami memilih wortel sebagai komoditi kami, kenapa? Karena wortel adalah sayur yang kaya akan kandungan gizi antara lain zat falcarinol yang mampu mencegah penyakit kanker, vitamin A yang baik untuk kesehatan kulit dan mata, betakaroten yang mampu menangkal radikal bebas, menurunkan kolesterol dan bermanfaat bagi jantung. Begitu banyak manfaat wortel, sehingga amat disayangkan jika terbuang percuma, ironisnya meskipun banyak manfaat, tidak sedikit anak-anak yang kurang menyukai wortel, untuk itu kami mengolah wortel dalam bentuk yang pasti disukai anak-anak, yakni kripik. Dengan diolah menjadi kripik, anakanak pasti menyukai karena dapat dikonsumsi sebagai camilan dan tentu saja dengan berbagai varian rasa akan semakin menambah selera ketika disantap. Sehingga wortel dapat dinikmati manfaatnya dengan variasi yang lain tanpa mengurangi manfaat yang terkandung. Metode pelaksanaan pembuatan produk UCC dimulai dari survey yang terdiri dari survey lokasi dan minat konsumen. Kemudian pembuatan produk yang meliputi penyediaan sarana produksi dan pembuatan outlet. Proses produksi dimulai dengan menyiapkan bahan dan alat. Kemudian membuat desain barang yang akan dibuat dan selanjutnya di produksi sesuai keripik yang akan dibuat. Kemudian tahap terakhir adalah pengecekan hasil produk apakah ada kecacatan atau tidak. Jika tidak maka langsung bisa dikemas. Pemasaran dimulai dari penerimaan pelanggan, pelayanan penjualan, menentukan lokasi pemasaran, evaluasi dan controlling. Dan yang terakhir adalah penyusunan laporan keuangan dan laporan kegiatan.

    Item Type: Other
    Subjects: T Technology > TX Home economics
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Keuangan Perbankan
    Depositing User: anggra prasasti
    Date Deposited: 13 Jun 2016 16:11
    Last Modified: 13 Jun 2016 16:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27045

    Actions (login required)

    View Item