PEMANFAATAN LIMBAH BUAH JAMBU METE UNTUK PUPUK ORGANIK

NURCAHYANI, PUTRI and SHOLIKHA, AMINATUS and SULISTYOWATI, INDRIYATI and DEWI, ANNISA RISQIANA (2016) PEMANFAATAN LIMBAH BUAH JAMBU METE UNTUK PUPUK ORGANIK. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1715Kb) | Preview

    Abstract

    Bisnis pupuk organik merupakan salah satu bisnis yang mempunyai pangsa pasar yang meyakinkan.Tingginya kebutuhan pupuk serta kenaikan harga eceran tertinggi pupuk kimia menjadi peluang bagi pupuk organik sebagai pupuk alternatif.selain itu kondisi tanah semakin menurun dan rendah kandungan bahan organik (BO) dalam tanah sehingga menurunkan produksi.Di sisi lain makin mahal dan langkahnya harga pupuk dan pestisida,sehingga banyak petani yang mengeluh dan gundah dengan kondisi demikian.Dengan peluang ini kami ingin menciptakan sebuah usaha bisnis pupuk organik dengan bahan utama limbah kulit mete. Pupuk limbah kulit mete merupakan sebuah pupuk organik yang mengambil limbah kulit mete sebagai bahan baku utama.pupuk limbah kulit mete memberikan variasi menarik bagi masyarakat,apalagi selama ini belum banyak yang menggunakan limbah kulit mete sebagai pupuk organik.padahal jika diolah lebih lanjut akan menjadi peluang usaha yang besar. Kadar vitamin C nya cukup tinggi, yaitu ( 147 – 372 mgr/ 100 gr ) kira – kira 5 kali vitamin C buah jeruk. Selain itu juga mengandung cukup vitamin B1, B2 dan niasin. Kandungan mineralnya terutama unsur P terdapat dalam jumlah yang cukup., juga buahnya mengadung karbohidrat yang sebagian besar terdiri dari gula reduksi ( 6,7 – 10,6 % ) dan pektin serta bersifat Juicy karena banyak mengandung air. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan BPPT Bali, pemberian pakan limbah mete terfermentasi bisa meningkatkan bobot ternak secara signifikan. Dari nilai ekonomisnya, pemberian pakan tersebut bisa memberikan keuntungan sebesar Rp. 32 ribu per 12 minggu atau sebesar Rp. 11 ribu per bulannya untuk setiap ekor kambing jika dibandingkan dengan pemeliharaan secara tradisional. Hasil kajian penggunaan pupuk organik dari limbah kulit mete 2 ton/ha tanpa menggunakan pupuk nitrogen (N) dan hanya menambahkan sebagian pupuk P dan K pada tanaman jagung varietas Bima-3 dan Sukmaraga dapat menghasilkan ratarata produktivitas 5,6 ton/ha. Produk pupuk limbah kulit mete merupakan sebuah usaha dengan peluang bisnis yang jelas.karena belum banyak orang yang mengetahui kegunaan limbah kulit mete ini khususnya di wilayah solo.Dengan melihat manfaat dan peluang usaha ini tentunya produk pupuk dari limbah kulit mete ini akan menjadi bisnis yang menjanjikan.

    Item Type: Other
    Subjects: T Technology > TX Home economics
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Akuntansi Perpajakan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: anggra prasasti
    Date Deposited: 13 Jun 2016 15:06
    Last Modified: 13 Jun 2016 15:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/27036

    Actions (login required)

    View Item