KUALITAS PEKTIN BUAH PANDAN LAUT (Pandanus tectorius) PADA SUHU DAN WAKTU EKSTRAKSI

Qoyyimah, Nurul and Maharani, Shara and Khotimah, Yunita Khusnul and Proboningrum, Ayu (2016) KUALITAS PEKTIN BUAH PANDAN LAUT (Pandanus tectorius) PADA SUHU DAN WAKTU EKSTRAKSI. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (980Kb) | Preview

    Abstract

    Pektin dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun nonpangan sebagai pembentuk gel, penstabil pada sari buah, bahan pembuatan jelly, bahan pembuatan selai, bahan tambahan produk susu terfermentasi. Pektin juga bermanfaat sebagai obat anti kanker. Kebutuhan pektin yang cukup tinggi terpenuhi dari hasil impor, harga pektin impor berkisar antara Rp.200.000,00 - Rp.300.000,00/kg. Sumber pektin sangat mudah didapat, salah satu sumber pektin yang mudah didapat adalah pektin dari ekstrak buah pandan laut (Pandanus tectorius) yang tumbuh di Pantai Baron, DIY. Penelitian tentang buah pandan laut sebelumnya telah dilakukan oleh Widyaningrum et al., dengan menggunakan 2 faktor, yaitu faktor suhu (terdiri atas 5 taraf) dan waktu (terdiri atas 2 taraf). Pektin terbaik yang dapat dihasilkan adalah ketika suhu 80oC dengan waktu 80 menit, namun kadar abu yang dihasilkan melebihi kadar abu yang diizinkan, oleh karena itu perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut dengan kombinasi suhu dan waktu ekstraksi yang lebih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap kualitas pektin buah pandan laut serta mencari kombinasi suhu dan waktu yang tepat untuk memperoleh pektin terbaik yang sesuai dengan standar Food Chemical Codex. Pengambilan pektin dari buah pandan laut dilakukan dengan metode ekstraksi menggunakan pelarut air yang diasamkan dengan menambahkan asam klorida. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor 1 adalah suhu, terdiri atas 4 taraf perlakuan (700, 75o, 80o dan 85oC) dan faktor 2 adalah waktu, terdiri atas 4 taraf (70, 75, 80 dan 85 menit) dengan pengulangan sebanyak 3 kali ulangan sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Variabel pengamatan yaitu rendemen, kadar abu, kadar air, berat ekuivalen, kandungan metoksil, kadar asam galakturonat dan kekuatan gel dari pektin yang dihasilkan. Data hasil pengamatan yang didapat kemudian dianalisa menggunakan analisa ragam ANOVA pada taraf 5% menggunakan software SPSS statistics 17.0. Sedangkan untuk penentuan pektin terbaik digunakan metode DMRT.

    Item Type: Other
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: fifit puspitasar
    Date Deposited: 13 Jun 2016 16:12
    Last Modified: 13 Jun 2016 16:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26969

    Actions (login required)

    View Item