“Merisa Plus” Menciptakan Peternakan Zero Waste dan Ramah Lingkungan

Cahya, Viko Azi and Apriliani, Ratih and Ayuningtyas, Lisca and Indah, Ignatia Fanny (2016) “Merisa Plus” Menciptakan Peternakan Zero Waste dan Ramah Lingkungan. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1094Kb) | Preview

    Abstract

    Urin merupakan salah satu limbah peternakan yang belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Limbah tersebut menimbulkan banyak permasalahan diantaranya polusi udara serta menimbulkan berbagai macam penyakit. Sapi dalam satu hari dapat menghasilkan urin sebanyak delapan sampai sepuluh liter, sehingga dalam satu hari produksi total urin di Indonesia mampu mencapai lebih dari 152.000.000 liter. Urin sapi mempunyai prospek yang cerah untuk diolah menjadi pupuk cair karena jumlah urin sapi yang banyak yaitu mencapai sepuluh liter per hari. Pupuk organik cair mempunyai kekurangan diantaranya adalah kandungan N, P dan K yang rendah. Begitupun halnya dengan bulu ayam yang masih menjadi limbah yang belum dapat dimanfaatkan dengan baik. Salah satu jenis bulu ayam yang sering kita jumpai adalah bulu ayam broiler yang banyak terdapat di rumah potong ayam. Bila diasumsikan 6-9% dari bobot tersebut adalah bulu, maka produksi limbah bulu ayam di Indonesia mencapai 57.300-85.950 ton/tahun. Bulu mempunyai kandungan yang dapat meningkatkan kandungan nutrisi pada pupuk. Bulu ayam ini dimanfaatkan menjadi tepung yang ditambahkan pada fermentasi urin sapi sebagai penambah nutrisi dalam pupuk organik cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Plus (bulu ayam) yang diolah menjadi tepung terhadap nutrisi (kadar C, C/N, pH, P, dan K) yang terkandung di dalam PCO Merisa (fermentasi urin sapi). Penelitian ini menggunakan 5 liter urin sapi segar yang kemudian difermentasi dengan EM-4 dan ditambahkan tepung bulu ayam. Sampel urin sapi murni dibagi dalam 5 wadah dengan masing-masing volume 1 liter. Kemudian dilakukan penambahan tepung bulu ayam pada 5 wadah dengan variasi volume bulu ayam 0 gram, 50 gram, 100 gram, 150 gram dan 200 gram. Desain atau rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola searah. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji kimia. Uji kimiawi bertujuan untuk mengetahui kadar N, P, C, C/N dan K pada pupuk. Analisis dari data yang diperoleh dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis variansi (ANOVA) untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan terhadap peubah yang diamati. Jika setelah dianalisis variansi terdapat pengaruh pada peubah yang diamati maka dilakukan uji beda Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi untuk menjadikan urin sapi dan bulu ayam sebagai pupuk yang mampu menciptakan peternakan bebas limbah (zero waste) dan ramah lingkungan. Kata Kunci: peternakan, pupuk organik cair, fermentasi urin sapi, tepung bulu ayam, zero waste, ramah lingkungan

    Item Type: Other
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 11 Jun 2016 16:02
    Last Modified: 11 Jun 2016 16:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26958

    Actions (login required)

    View Item