Upaya Memanfaatkan Limbah Kotoran Cacing untuk Menambah Nilai Ekonomi dan Menghasilkan Granul Kascing yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Noor, Safuan and Mukti, Ajib Daru and mahda R, Prastiana and Nusayunita, Putri Indah and Ramadhaan, Muhammad Helmy Faisal (2016) Upaya Memanfaatkan Limbah Kotoran Cacing untuk Menambah Nilai Ekonomi dan Menghasilkan Granul Kascing yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (448Kb) | Preview

    Abstract

    Cacing dan kotorannya merupakan salah satu bahan yang dapat di manfaat kan untuk memperbaiki tanah yang keras, miskin hara dan tanah yang tidak dapat mengisap air. Seiring mahalnya harga pupuk anorganik dan juga dampak yang di timbulkan menjadikan minat masyarakat dalam penggunaan pupuk anorganik menjadi berkurang, sehingga cara ini dengan pemanfaatan limbah kotoran cacing bisa mengurangi pemasalahan tersebut, dengan pembuatan pupuk granul kascing yang berkualitas dan ramah lingkungan, karena granul kascing mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh pupuk anorganik (buatan) yaitu : dapat memperbaiki struktur tanah, baik struktur biologi, kimiawi serta fisikanya. Granul kascing dapat menambah kandungan humus atau bahan organik, ini disebabkan C/N nya rendah. Granul kascing dapat memperbaiki jasad renik tanah, dan dapat menambah usur hara makanan yang dibutuhkan tanaman. Granul kascing merupakan pupuk organik, granul kascing mempunyai kelebihan dari pupuk organik lainnya di sebabkan granul kascing hampir mempunyai semua unsur-unsur yang di butuhkan oleh tanaman dan unsur makronya lebih tinggi, besifat netral dengan PH rata-rata 6,8. Kandungan zat hara pada kascing yaitu C : 20,20 % ,N : 1,58 %,P : 70,30 mg/100g,K : 21,80 mg/100g,Ca: 34,99 mg/100g. Disamping itu, granul kascing juga mengandung hormon pengatur tumbuh tanaman antara lain : giberelin, sitokinin, dan auxin. Itulah sebabnya kascing dapat menyuburkan tanaman dan juga dapat memperbaiki kualitas tanaman. Rencana penerapan granul kascing di lakukan selama 4 bulan di mulai dari penyebaran benih sampai panen. Kegiatan ini di lakukan di laboratorium jatikuwung prodi peternakan Desa dadapan RT01/RW06, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Pemakaian granul kascing ini di harapkan dapat menciptakan produk granul kascing yang berkwalitas dengan sentuhan teknologi. Selain itu juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi mahasiswa dan dapat menjadi contoh peluang usaha yang inovatif dari limbah ternak. Kata kunci: Granul kascing, Cacing, Limbah Kotoran Cacing

    Item Type: Other
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 11 Jun 2016 15:53
    Last Modified: 11 Jun 2016 15:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26954

    Actions (login required)

    View Item