PEMBERDAYAAN REHABILITAN INSTALASI REHABILITASI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SURAKARTA MELALUI TUTORIAL PELATIHAN “TI-TIK”(TIE DYE MIX BATIK) DAN PENDAMPINGAN PEMASARAN

Rudianto, M (2016) PEMBERDAYAAN REHABILITAN INSTALASI REHABILITASI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SURAKARTA MELALUI TUTORIAL PELATIHAN “TI-TIK”(TIE DYE MIX BATIK) DAN PENDAMPINGAN PEMASARAN. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2400Kb) | Preview

    Abstract

    Instalasi Rehabilitasi Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta merupakan salah satu bagian di dalam Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta yang merawat pasien dengan gangguan mental, termasuk jenis gangguan jiwa yang pada prinsipnya memerlukan upaya rehabilitasi.Misalnya seperti pasien golongan kronik atau pasien yang tidak jelas perjalanan penyakitnya dan memiliki kemungkinan menimbulkan disabilitas psikososial. Para Rehabilitan memerlukan pendekatan khusus dalam upaya pemulihan untuk siap dikembalikan dalam lingkungan masyarakat. Rehabiltan adalah sebutan bagi pasien yang sedang menjalani rehabilitasi di Instalasi Rehabilitasi RSJD Surakarta. Tim PKM UNS merencanakan pelatihan dan pengabdian “Ti-Tik” kepada para Rehabilitan untuk mengembangkan keterampilan dan skill untuk dapat berkarya dan produktif sehingga mampu menciptakan kehidupan yang layak dan dapat menciptakan lapangan kerja secara mandiri. “Ti-Tik” merupakan penggabungan teknik tie dye dan batik. Batik adalah corak atau gambar (pada kain) yang pembuatannya secara khusus dengan menerapkan malam kemudian pengelolaannya diproses dengan cara tertentu. Pada pembuatan batik terdapat kain sebagai bahan yang akan diberi motif (gambar), malam sebagai bahan untuk membuat motif sekaligus sebagai perintang masuknya warna kedalam serat-serat kain. Tie dye/celup ikat merupakan ragam hias kain yang dibentuk melalui proses celup rintang (Suparman,2010:210). Kami mencoba memadukan antara tie dye atau ikat celup dengan batik untuk menghasilkan produk oleh-oleh khas wisata Kota Solo yang memiliki nilai jual dan dapat menyerap lapangan kerja. Demi terwujudnya target sasaran, pelatihan dilakukan secara intensif dan melakukan pendampingan, pemantauan, serta evaluasi secara berkala demi keberlangsungan program pelatihan dan pengabdian “Ti-Tik”. Menjembatani dalam pendampingan pemasaran meliputi penentuan pangsa pasar, promosi, dan distribusi agar produk dapat dikenal dan sampai pada konsumen sasaran.

    Item Type: Other
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Kriya Seni
    Depositing User: fauzan ahmad
    Date Deposited: 10 Jun 2016 20:52
    Last Modified: 10 Jun 2016 20:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26878

    Actions (login required)

    View Item