Implementasi Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Larangan Penjualan Minuman Beralkohol Di Kota Gorontalo

Mohamad, Arifin (2016) Implementasi Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Larangan Penjualan Minuman Beralkohol Di Kota Gorontalo. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (406Kb) | Preview

    Abstract

    Arifin Mohamad, S.311005005 “Implementasi Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Larangan Penjualan Minuman Beralkohol Di Kota Gorontalo” Tesis: Program Studi Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses implementasi peraturan daerah tentang larangan penjualan minuman beralkohol di kota Gorontalo, mengetahui dinamika pelaksanaan peraturan daerah tentang larangan penjualan minuman beralkohol di kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan sosiologi hukum, yang dilaksanakan untuk memperoleh data primer dengan mengetahui secara langsung pelaksanaan peraturan daerah kota Gorontalo tentang Larangan Penjualan Minuman Beralkohol. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis, yaitu penelitian yang menghasilkan gambaran dengan menguraikan fakta-fakta yang bersifat kondisional dari suatu peristiwa. Hasil penelitian ini. Pertama, Peraturan Daerah Kota Gorontalo Nomor 14 tahun 2008 dinilai masih lemah dalam hal pengawasan dan penerapannya di lapangan. Sebagian masyarakat menilai Peran Satuan Polisi Pamong Praja Kota Gorontalo sebagai institusi pengawal peraturan daerah belum bekerja secara maksimal. Pelanggaran Perda di wilayah Kota Gorontalo yang dapat dilihat dari hasil operasi yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Gorontalo dan Kepolisian Resor Gorontalo Kota. Kedua, Pemerintah Kota Gorontalo telah melakukan berbagai upaya agar Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008 berjalan dengan efektif yaitu: 1). Penyempurnaan terhadap Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008; 2). Menjalin kerja sama antara pemerintah kota dengan pihak swasta, serta masyarakat; 3). Menyediakan sumber daya manusia yang memadai untuk membina para pelaku usaha khususnya pengecer minuman beralkohol. Implikasi dari penelitian ini adalah implementasi Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2008 sangat membutuhkan peran serta masyarakat dalam mengawasi dan menanggulangi peredaran minuman beralkohol, hal ini terbukti dengan terbentuknya tim pemerhati anti minuman keras di Kota Gorontalo. Kata Kunci: Implementasi, Peraturan Daerah, Minuman Beralkohol.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: fauzan ahmad
    Date Deposited: 03 Jun 2016 20:59
    Last Modified: 03 Jun 2016 20:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26809

    Actions (login required)

    View Item