EVALUASI SIMPANG PASAR GEMOLONG KABUPATEN SRAGEN

WAHYUGITAMA, LIANSA (2016) EVALUASI SIMPANG PASAR GEMOLONG KABUPATEN SRAGEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (226Kb) | Preview

    Abstract

    Volume lalu lintas Kabupaten Sragen mengalami peningkatan setiap tahunnya yang diakibatkan bertambahnya jumlah kepemilikan kendaraan. Kemacetan pada simpang Pasar Gemolong merupakan salah satu dampak dari pertumbuhan lalulintas yang cukup tinggi dan belum berfungsinya sistem lalulintas secara baik. Tujuan dari evaluasi simpang pasar gemolong ini untuk mengetahui kondisi jalan, volume arus lalulintas, Derajat Kejenuhan dan tundaan pada simpang. Dan kemudian dicoba untuk mengatasi dengan manajemen simpang dengan menggunakan manajemen simpang tak bersinyal dan simpang bersinyal. Cara penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan survey di lapangan untuk mendapatkan data primer maupun data sekunder yang kemudian akan diolah dengan menggunakan acuan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan program Microsoft Excel 2007 untuk mengolah data lalulintas. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Simpang Pasar Gemolong memiliki Derajat Kejenuhan (DS) = 0.96, Tundaan lalulintas simpang sebesar 13.826 det/smp, Tundaan Geometrik simpang sebesar 4 det/smp, Tundaan Simpang 17.84 det/smp, dan peluang antrian batas bawah sebesar 37% dan batas atas 74 % sesuai dengan perhitungan simpang tak bersinyal yang disarankan oleh MKJI 1997. Oleh karena itu kemudian dilakukan alternatif dengan penggunaan lampu lalu lintas 4 fase menghasilkan nilai pada masing-masing pendekat yaitu Utara memiliki DS = 0.828, jumlah kendaraan antri total sebesar 15.3 smp, Panjang antrian 117m, dan tundaan total sebesar 7694 smp/det, Selatan DS sebesar 0.826, jumlah kendaraan antri total sebesar 47 smp, panjang antrian 395 m, dan tundaan total sebesar 10168 smp/jam, Barat DS sebesar 0.827, jumlah kendaraan antri total sebesar 67 smp, panjang antrian sebesar 457 m dan Tundaan total sebesar 8062 smp/jam, dan yang terakhir Timur DS sebesar 0.825, jumlah kendaraan antri total sebesar 28.4 smp, panjang antrian sebesar 232 m, dan tundaan total sebesar 7295 smp/jam sehingga pemasangan lampu lalu lintas merupakan alternatif terbaik dalam memecahkan masalah kemacetan pada simpang Pasar Gemolong. Kata-kata kunci : Simpang tak bersinyal, Simpang bersinyal, MKJI 1997.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: fauzan ahmad
    Date Deposited: 03 Jun 2016 17:11
    Last Modified: 03 Jun 2016 17:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26770

    Actions (login required)

    View Item