Hubungan antara Self Esteem dan Penghargaan Suami dengan Kepuasan Perkawinan pada Wanita dengan Infertil Primer

KIESWANTI, ELIS EKA (2016) Hubungan antara Self Esteem dan Penghargaan Suami dengan Kepuasan Perkawinan pada Wanita dengan Infertil Primer. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (902Kb) | Preview

    Abstract

    Hubungan antara Self-esteem dan Penghargaan Suami dengan Kepuasan Perkawinan pada Wanita dengan Infertil Primer Elis Eka Kieswanti Program Study Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Kepuasan dalam kehidupan perkawinan yang sedang dijalani adalah harapan besar setiap pasangan. Kepuasan perkawinan berbicara mengenai kebahagiaan dalam menjalani biduk rumah tangga yang meskipun tidak akan selalu berjalan mulus tapi suami-istri akan tetap berada pada keputusan yang sejalan. Fenomena terkait kehidupan perkawinan tidak luput dari sorotan mengenai keturunan. Tidak kunjung hadirnya anak dalam kehidupan rumah tangga dengan lama pernikahan minimal satu tahun disebut infertil primer. Infertil primer bukanlah penyakit menular yang mematikan, namun kondisi infertil primer yang dialami oleh wanita membawa dampak psikologis yang berat jika tidak diimbangi dengan self-esteem yang tinggi oleh wanita itu sendiri. Selain itu, suami juga diharapkan mampu memberikan penghargaan atas perasaan istri untuk menunjukkan betapa berharganya istri bagi dirinya. Hal ini bertujuan untuk membantu istri menghadapi kondisi infertil primer ditengah-tengah komentar dan pertanyaan miring dari orang-orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dan penghargaan suami dengan kepuasan perkawinan pada wanita dengan infertil primer. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita infertil primer (wanita yang sudah menikah minimal satu tahun, tinggal bersama suami, dan belum memiliki anak) di wilayah Palur, Sukoharjo. Wilayah Palur Sukoharjo adalah wilayah yang terdiri dari 6 dusun, 27 RW dan 79 RT. Pengambilan sampel menggunakan teknik studi populasi dikarenakan jumlah populasi terbatas sehingga sampel penelitian ini ialah seluruh wanita infertil dalam populasi yang berjumlah 39 wanita di Kelurahan Palur, Sukoharjo. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kepuasan perkawinan, skala self-esteem, dan skala penghargaan suami. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda. Dari hasil analisis regresi linier berganda, diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,671; p = 0,000 (p , 0,05) dan =14,754 > = 3,26. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-esteem dan penghargaan suami dengan kepuasan perkawinan pada wanita dengan infertil primer. Sedangkan untuk hasil uji korelasi parsial ditemukan hubungan yang tidak signifikan, ini berarti wanita dengan infertil primer tidak akan mencapai kepuasan dalam perkawinan jika hanya memiliki self-esteem yang tinggi tanpa disertai penghargaan oleh suami, begitupun sebaliknya. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,45 atau 45% terdiri atas kontribusi self-esteem dan penghargaan suami terhadap kepuasan perkawinan. Kata kunci: self-esteem, penghargaan suami, kepuasan perkawinan, wanita infertil primer.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 02 Jun 2016 13:35
    Last Modified: 02 Jun 2016 13:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26736

    Actions (login required)

    View Item