perbedaan pengaruh metode latihan core stability dengan metode latihan pilates ditinjau dari jenis kelamin

KARTIYANI, TITIN (2016) perbedaan pengaruh metode latihan core stability dengan metode latihan pilates ditinjau dari jenis kelamin. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret .

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (148Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuanpenelitiannyaadalah: 1) Untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan Pilates dan latihan Core Stability, 2) Untuk mengetahui perbedaan keseimbangan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan, 3) Untuk mengetahui pengaruh interaksi latihan Pilates dan latihan Core Stability dengan jenis kelamin terhadap keseimbangan statis. Metode penelitian menggunakan rancangan eksperimental. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis varian dua jalur ( Two Way ANAVA ) dengan bantuan program SPSS. Untuk Uji normalitas data menggunakan uji Kolmogorov – Smirnov dan uji homogenitas menggunakan uji Bartlet taraf signifikansi α = 0.05.Untuk analisa data, subyek kemudian dibagi menjadi dua yaitu yang memiliki jenis kelamin laki laki (n = 20) dan jenis kelamin wanita (n = 20). Dalam pelaksanaannya 1 kelompok diberikan latihan Pilates dan 1 kelompok lagi diberikan latihan Core Stability selama 8 minggu. Teknikpengambilansample menggunakan purposive sampling . teknik pengambilan data dengan standing stork test. Hasil Penelitian didapat data sebagai berikut (1) nilai p = 0,004 sehingga p < 0,05 maka Ho ditolak artinya ada perbedaan antara metode latihan pilates dengan latihan core stability, (2) nilai p = 0,016 sehingga p < 0,05 maka Ho ditolak artinya ada perbedaan antara laki - laki dan perempuan , (3) p = 0,000 sehingga p< 0,05 maka Ho ditolak artinya ada interaksi antara metode latihan dengan jenis kelamin. Kesimpulan Penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) ada perbedaan antara metode latihan core stability dan metode latihan pilates terhadap keseimbangan statis yaitu Core Stability lebih baik daripada Pilates,(2)ada perbedaan pengaruh antara laki – laki dan perempuan terhadap keseimbangan statis yaitu laki – laki lebih baik nilai keseimbangannya dibanding perempuan, (3) ada interaksi antara metodelatihandanjeniskelaminterhadap keseimbangan statis dengan hasil untuk core stability lebih baik digunakan untuk laki – laki sedangkan pilates lebih baik digunakan pada perempuan. Kata Kunci: keseimbangan statis,metode Core Stability, metode Pilates, Jenis Kelamin

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 27 May 2016 21:11
    Last Modified: 27 May 2016 21:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26532

    Actions (login required)

    View Item