Pengaruh Pelatihan Efikasi Diri Terhadap Kecenderungan Relapse Pada Pecandu Narkoba di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Bogor

ROZI, HASAN FAHRUR (2016) Pengaruh Pelatihan Efikasi Diri Terhadap Kecenderungan Relapse Pada Pecandu Narkoba di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Bogor. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (705Kb) | Preview

    Abstract

    Relapse atau penggunaan kembali narkoba setelah masa berhenti dengan frekuensi berulang adalah hal yang paling dikhawatirkan terjadi pada pecandu narkoba yang menjalani rehabilitasi. Kecenderungan pecandu narkoba untuk mengalami relapse memiliki hubungan negatif dengan efikasi diri. Fakta menunjukkan bahwa banyak pecandu narkoba memiliki efikasi diri yang rendah yang akan meningkatkan kecenderungan relapse. Melihat adanya permasalahan ini perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan efikasi diri melalui sebuah pelatihan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pelatihan efikasi diri terhadap kecenderungan relapse pada pecandu narkoba di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Bogor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest independent group. Subjek dalam penelitian ini adalah pecandu narkoba yang menjalani rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN Bogor berjumlah 7 orang untuk kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan berupa pelatihan efikasi diri dan 7 orang untuk kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Pelatihan efikasi diri dilakukan dalam 11 sesi yang dibagi menjadi 3 pertemuan dengan metode lecturrette, diskusi, studi kasus, mengerjakan tugas, simulasi, dan evaluasi. Pengumpulan data menggunakan skala kecenderungan relapse yang memiliki koefisien reliabilitas alpha cronbach sebesar 0,888. Berdasarkan uji 2 Sample Independen Mann-Whitney didapatkan hasil berupa nilai z sebesar -1,929 dan nilai uji signifikansi (p) sebesar 0.054 (p>0.05) yang menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pelatihan efikasi diri terhadap kecenderungan relapse pada pecandu narkoba di Balai Besar Rehabilitasi BNN Bogor. Selanjutnya uji Wilcoxon pada kelompok eksperimen menghasilkan nilai z sebesar -2,371 dan nilai uji signifikansi (p) sebesar 0,018 (p<0.05) yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kelompok eksperimen. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat signifikansi perbedaan skor dengan nilai z sebesar -1,577 dan hasil nilai uji signifikansi (p) sebesar 0,115 (p>0.05) pada uji Wilcoxon. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan efikasi diri tidak mempengaruhi kecenderungan relapse pada pecandu narkoba di Balai Besar Rehabilitasi BNN secara signifikan. Kata kunci: pelatihan efikasi diri, kecenderungan relapse, pecandu narkoba

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: dina m
    Date Deposited: 24 May 2016 19:49
    Last Modified: 24 May 2016 19:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26344

    Actions (login required)

    View Item