Pengembangan Kampung Pupuk Organik sebagai Upaya Membangun Pertanian Ramah Lingkungan pada Kelompok Tani Desa Kemiri Kabupaten Klaten

Hardiningsih, Erika and Arista, Desi and Khotimah, Siti (2016) Pengembangan Kampung Pupuk Organik sebagai Upaya Membangun Pertanian Ramah Lingkungan pada Kelompok Tani Desa Kemiri Kabupaten Klaten. UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (113Kb) | Preview

    Abstract

    Kandungan bahan organik tanah pada sebagian besar lahan pertanian di Indonesia telah mencapai tingkat rendah bahkan sangat rendah. Peningkatan penggunaan pupuk kimia pada lahan pertanian merupakan penyebab utama turunnya bahan organik tanah. Penggunaan pupuk kimia tetap dilakukan petani karena ketidaktahuan petani akan dampak negatif penggunaan pupuk kimia. Petani juga belum banyak mengetahui mengenai pemanfaatan pupuk organik yang ramah lingkungan dan murah. Petani tidak mengetahui bahwa sebagian besar limbah tanaman seperti sabut kelapa, jerami padi, tongkol jagung dan lain-lain sangat berpotensi untuk diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Masyarakat Desa Kemiri Kabupaten Klaten didominasi oleh petani. Desa ini memiliki 155 Kepala Keluarga dengan jumlah petani sebesar 100 petani atau kurang lebih 70% Kepala Keluarga bergantung pada pertanian. Pertanian di wilayah ini, merupakan pertanian yang menggunakan input tinggi berupa penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus. Petani di desa ini belum banyak mengenal mengenai pupuk organik dan manfaatnya bagi tanaman mereka. Petani di desa ini didominasi petani yang juga berternak sapi maupun kambing. Selain limbah pertanian yang melimpah, tentu limbah peternakan juga melimpah. Keberadaan limbah pertanian dan kotoran hewan ternak dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia yang harganya mahal. Potensi limbah petanian dan peternakan di desa ini akan membantu petani mengurangi input terhadap pupuk kimia. Pengurangan pupuk organik dengan pemanfaatan limbah sekitar ini akan meningkatkan keuntungan petani. Namun, petani di wilayah ini belum banyak mengetahui mengenai manfaat dan teknologi pembuatan pupuk organik dari bahan- bahan di atas sehingga perlu ada informasi dan pelatihan. Program kreativitas mahasiswa pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada kelompok tani Desa Kemiri, Kabupaten Klaten mengenai pemanfaatan limbah di sekitar yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Progam ini dilaksanakan selama 4 bulan dengan diawali dengan penyadaran pentingnya pupuk organiak informasi melalui seminar dan Fokus Group Disscusion dilanjutkan pelatihan pembuatan dengan praktik langsung membuat pupuk organik yaitu pupuk kalium dengan bahan dasar serabut kelapa, pupuk organik dari jerami, dan pupuk kompos dari kotoran hewan. Selanjutnya, pupuk yang telah dibuat diaplikasikan pada laha petani. Pendampingan dan evaluasi progam akan terus dilaksanaan agar pelaksanaan progam berjalan maksimal. Progam ini melibatkan seluruh anggota kelompok tani di Desi Kemiri yang berjumlah 100 petani. Progam Kreativitas Mahasiswa ini diharapkan dapat mengembangkan Desa Kemiri menjadi ”Kampung pupuk Organik” yaitu kampung yang mampu menyediakan pupuk organik secara mandiri dan manjadi contoh bagi kelompok tani lain untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungan. Kata kunci : limbah pertanian dan peternakan, pupuk organik, pertanian ramah lingkungan

    Item Type: Other
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: dian pratiwi
    Date Deposited: 22 May 2016 19:18
    Last Modified: 17 Mar 2017 11:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26315

    Actions (login required)

    View Item