PELATIHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TIKTOK SECARA INTENSIF SEBAGAI USAHA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA UNDAAN KIDUL KABUPATEN KUDUS

Afrina Arifin, Ade and Retno Palupi, Erni and Azi Cahya, Viko and Maulana Taufik, Iqbal (2016) PELATIHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TIKTOK SECARA INTENSIF SEBAGAI USAHA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA UNDAAN KIDUL KABUPATEN KUDUS. UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (168Kb) | Preview

    Abstract

    Tiktok atau juga dapat disebut tongki adalah hasil dari perkawinan silang antara menthok jantan dan itik petelur betina melalui proses inseminasi buatan. Pemeliharaan tiktok sebagai itik pedaging memiliki beberapa keunggulan, yaitu cepat tumbuh sehingga bobot potong lebih besar, tekstur daging lebih empuk, rasanya gurih dan tidak amisbaik sebelum maupun sesudah dimasak, tiktok merupakan unggas pemakan segalanya sehingga biaya produksinya pun rendah dan masa pemeliharaan tiktok juga relatif pendek yaitu hanya dalam waktu 7 – 10 minggu. Desa Undaan Kidul yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Undaan memiliki potensi masyarakat dalam dunia perikanan, pertanian dan peternakan yang sangat baik apabila dikembangkan. Peternakan unggasdengan jenis ayam, itik, menthok dan angsa juga sudah mulai berkembang di kalangan masyarakat. Kurangnya perhatian pemerintah akan hal ini, menjadikan potensi yang seharusnya dapat berkembang dengan baik menjadi sedikit terhambat, karena kebanyakan dari masyarakat desa Undaan Kidul belum dapat memasarkan hasil peternakan mereka secara luas. Kurangnya pengetahuan mereka tentang cara beternak unggas yang lebih menguntungkan dan terbatasnya lokasi pemasaran unggas yang telah siap untuk dipanen yang biasanya penjualannya hanya terbatas di sekitar Kecamatan Undaan saja menyebabkan hasil dari peternakan unggas mereka belum dapat bersaing di pasaran luas. Masyarakat perlu diberi pengetahuan tentang bagaimana cara mengembangkan usaha ternak mereka terutama unggas, bagaimana mengelola dan bagaimana cara memasarkan serta mengatasi masalah-masalah yang mereka temui dalam mengembangkan usaha mereka. Masyarakat juga harus diperkenalkan tentang potensi jenis unggas baru seperti tiktok yang ternyata dapat menguntungkan apabila dikembangkan menjadi usaha peternakan masyarakat.Masyarakat dapat memanfaatkan kondisi lingkungan yang merupakan area pedesaan dan masih terdapatnya lahan sawah serta mata pencaharian masyarakat yang sebagian besar adalah petani. Banyaknya hasil samping dan limbah pertanian dapat dijadikan salah satu modal untuk mengembangkan usaha peternakan terutama unggas. Mengenalkan cara beternak tiktok kepada masyarakat adalah upaya peningkatan kesejahteraan terutama dalam segi perekonomian masyarakat kecil dan menengah di desa Undaan Kidul. Diharapkan desa Undaan Kidul dalam jangka panjang berkembang menjadi desa dengan sentra unggas terutama tiktok dan dapat lebih bersaing di area pasar yang lebih luas. Tiktok akan diperkenalkan dengan sistem pemeliharaan intensif dengan menggunakan metode yang dimulai dengan penyuluhan, sosialisasi tentang dasar

    Item Type: Other
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: dian pratiwi
    Date Deposited: 22 May 2016 17:40
    Last Modified: 13 Sep 2016 16:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26303

    Actions (login required)

    View Item