CERITA RAKYAT SYEH DOMBA (Sebuah Tinjauan Folklore)

ANINDITA, ANUNG (2016) CERITA RAKYAT SYEH DOMBA (Sebuah Tinjauan Folklore). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (532Kb) | Preview

    Abstract

    Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana profil masyarakat Dukuh Cakaran, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah? (2) Bagaimana bentuk dan isi cerita serta mitos yang terdapat dalam cerita rakyat Syeh Domba? (3) Adakah ritual-ritual yang diadakan dalam cerita rakyat Syeh Domba? (4) Bagai mana makna dan eksistensi mitos cerita rakyat Syeh Domba terhadap masyarakat dukuh Cakaran ? Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan profil masyarakat Dukuh Cakaran, Desa Paseban Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (2) Mendeskripsikan Bentuk dan isi cerita serta mitos yang terdapat dalam cerita rakyat Syeh Domba. (3) Menjelaskan ritual-ritual yang diadakan dalam cerita rakyat Syech Domba. (4) menjelaskan makna dan eksistensi mitos cerita rakyat Syeh Domba terhadap masyarakat dukuh Cakaran Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian folklor, yang menggunakan metode kualitatif yaitu dengan pengamatan, wawancara dan penelaahan dokumen. Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal yaitu mitos Syeh Domba dalam Cerita Rakyat di Dukuh Cakaran, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap mitos cerita rakyat Syeh Domba adalah (1) Unsur-unsur pembentuk mitos Syeh Domba dalam Cerita Rakyat di Dukuh Cakaran, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Unsur-unsur tersebut memiliki sub-sub unsur pembentuk., yaitu cerita mitos Syeh Domba, kesaksian masyarakat (pelepas nadzar, panyuwunan, ngalap berkah, hal ini dapat dilihat dari adanya upacara peringatan kematian, upacara atau selamtan untuk penglarisan, serta upacara untuk memohon kesembuhan), dan tanggapan masyarakat. Unsur mistik memiliki sub-sub unsur, yaitu magis tipe dhayangan, mitos pepundhen, mistik dalam wejangan Syeh Domba. (2) Makna mitos Syeh Domba bagi masyarakat Cakaran, yaitu sebagai perekat persaudaraan antar sesama manusia dalam kehidupannya di masyarakat dan sebagai jembatan penghubung antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. Syeh Domba mendapat pengakuan di masyarakat penghayatnya. Masyarakat meyakini akan kekuatan magis yang datang dari Syeh Domba yang dianggap sebagai pepundhen sekaligus sebagai dhanyang. Akibatnya, masyarakat penghayatnya sampai sekarang melakukan upacara ritual. Fungsi mitos Syeh Domba bagi masyarakat Cakaran, yaitu sebagai sumber kekuatan masyarakat dalam menjalani hidup dan tempat perlindungan ketika bahaya mengancam kehidupan masyarakat. Selain itu, adanya mitos Syeh Domba berfungsi sebagai alat penumbuh ekonomi masyarakat, sebagai aset daya tarik wisata budaya, sebagai penghormatan kepada leluhur dan puji syukur kepada Tuhan YME, sebagai ungkapan atau ekspresi masyarakat, dan sebagai tolak balak atau menjauhkan diri dan lingkungannya dari kekuatan-kekuatan negatif.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Daerah
    Depositing User: dian pratiwi
    Date Deposited: 21 May 2016 19:42
    Last Modified: 21 May 2016 19:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26275

    Actions (login required)

    View Item