PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INQIRY LAB UNTUK MEMBERDAYAKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS PADA MATERI SISTEM GERAK KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 NGAWI

KARLINA, FERIDA DWI (2016) PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INQIRY LAB UNTUK MEMBERDAYAKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS PADA MATERI SISTEM GERAK KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 NGAWI. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (149Kb) | Preview

    Abstract

    Abstrak Tujuan penelitian yaitu: 1) mengetahui karakteristik modul berbasis Inquiry Lab untuk memberdayakan kemampuan menganalisis pada materi sistem gerak, 2) mengetahui kelayakan modul berbasis Inquiry Lab untuk memberdayakan kemampuan menganalisis pada materi sistem gerak, 3) mengetahui keefektivan modul berbasis Inquiry Lab untuk memberdayakan kemampuan menganalisis pada materi sistem gerak di SMA negeri 1 Ngawi. Pengembangan modul berbasis Inquiry Lab mengacu pada 9 langkah model research and development (R&D) dari Borg and Gall meliputi: 1) penelitian dan pengumpulan data, 2) perencanaan, 3) pengembangan produk, 4) uji coba produk awal, 5) revisi produk I, 6) uji coba lapangan, 7) revisi produk II, 8) uji coba lapangan operasional, 9) revisi produk akhir. Analisis hasil penelitian menggunakan dua teknik yaitu deskriptif kualitatif dan diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tentang: 1) Karakteristik Modul Biologi Inquiry Lab pada Materi Sistem Gerak yang dikembangkan menggunakan sintak Inquiry Lab, meliputi observasi, manipulasi, generalisa, verifikasi dan aplikasi. Setiap kegiatan pembelajaran siswa di arahkan untuk menemukan konsep melalui aktivitas laboraturium, 2) Hasil validasi Modul Biologi berbasis Inquiry Lab pada materi sistem gerak dapat digunakan sebagai bahan ajar baru di sekolah. Kelayakan didasarkan atas penilaian terhadap modul melalui uji validasi ahli materi 94,80% dengan kualifikasi sangat baik, validasi ahli pengembangan modul 84,21% dengan kualifikasi sangat baik, validasi ahli perangkat 96,55% dengan kualifikasi sangat baik, validasi ahli keterbacaan 75% dengan kualifikasi baik. Uji kelompok kecil pengguna lapangan (guru dan siswa), validator praktisi (guru) 90,06% dengan kualifikasi sangat baik, dan uji dari lapangan terbatas 81,88% dengan kualifikasi sangat baik, dan uji keefektifan yang telah sesuai dengan tujuan pengembangan, 3) Keefektifan Modul Biologi berbasis Inquiry Lab pada materi sistem gerak telah efektif dalam memberdayakan kemampuan menganalisis siswa karena menunjukkan adanya perbedaan hasil posttest antara kelas modul dan kelas exiting learning dengan nilai Sig.=0.000 < α=0.05 dengan rata-rata masing-masing kelas modul 75,83 dan kelas exiting learning 69,83

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: dina m
    Date Deposited: 18 May 2016 19:40
    Last Modified: 18 May 2016 19:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26218

    Actions (login required)

    View Item