PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN UP HILL SPRINT DAN DOWN HILL SPRINT TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LARI 100 METER DITINJAU DARI RASIO PANJANG TUNGKAI DAN TINGGI BADAN (Studi Eksperimen pada siswa putra ekstrakurikuler SMP N 1 Cepu)

R, AKHMAD AZLAN K (2016) PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN UP HILL SPRINT DAN DOWN HILL SPRINT TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LARI 100 METER DITINJAU DARI RASIO PANJANG TUNGKAI DAN TINGGI BADAN (Studi Eksperimen pada siswa putra ekstrakurikuler SMP N 1 Cepu). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (164Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Perbedaan pengaruh antara metode Up hill sprint dan down hill sprint terhadap peningkatan prestasi lari sprint 100 meter.(2). Perbedaan peningkatan prestosi lari sprint 100 meter antara siswa yang memiliki rasio panjang tungkai dan tinggi badan tinggi, dengan siswa yang memililiki panjang tungkai dan tinggi badan yang rendah. (3). Pengaruh interaksi antara metode latihan dan rasio panjang tungkai dan tinggi badan terhadap peningkatan prestasi laris print 100 meter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2.dengan subyek penelitian siswa putra ekstrakurikuler SMP N 1 Cepu. Seluruh data yang diperlukan dalam penelitian ini seperti yang tersebut di atas, diperoleh melalui tes dan pengukuran terhadap panjang tungkai dan tinggi badan dengan menggunakan stadiometer Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan lari UP Hill Sprint dan latihan lari Down Hill Sprint dalam meningkatkan hasil lari 100 meter, dengan rata-rata peningkatan kecepatan masing-masing yaitu 0,703 dan 0,831. (2) Ada perbedaan hasil latihan lari 100 meter yang signifikan antara siswa yang memiliki rasio panjang tungkai : tinggi badan tinggi dan rendah. Peningkatan hasil latihan prestasi lari 100 meter pada siswa yang memiliki rasio panjang tungkai : tinggi badan kategori tinggi lebih baik dari pada siswa yang memiliki rasio panjang tungkai : tinggi badan kategori rendah, dengan rata-rata peningkatan masing-masing yaitu 0,857 dan 0,677. (3) Tidak terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara metode latihan lari 100 meter dan rasio panjang tungkai : tinggi badan terhadap hasil latihan prestasi lari 100 meter, berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan Fh= 0,385>Ft=1,74 (4) siswa yang memiliki panjang tungkai dan tinggi badan yang tinggi lebih cocok jika diberikan metode latihan Down Hill Sprint. (5) siswa yang memiliki panjang tungkai dan tinggi badan rendah lebih cocok jika diberikan metode latihan Up Hill Sprint. Kata Kunci : Sprint 100 Meter, latihan Up Hill Sprint, Down Hill Sprint

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 18 May 2016 15:13
    Last Modified: 18 May 2016 15:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26193

    Actions (login required)

    View Item