REKAYASA MOBILE COLUMN ADSORBENTLIMBAH DAUN TEBU DAN ALANG-ALANG UNTUK ADSORBSI LOGAM Cr (VI) DAN Pb (II) PADA LIMBAH CAIR KAMPUNG BATIK KAUMAN SURAKARTA

Widyasari, Frenika and Prasetyo, Enggar and Fitriani, Febi Nur and Sangandita, Kharisma Resti Kurnia Diah and Manggala, Pramudya Darmawan Arga (2016) REKAYASA MOBILE COLUMN ADSORBENTLIMBAH DAUN TEBU DAN ALANG-ALANG UNTUK ADSORBSI LOGAM Cr (VI) DAN Pb (II) PADA LIMBAH CAIR KAMPUNG BATIK KAUMAN SURAKARTA. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (331Kb) | Preview

    Abstract

    Semakin banyaknya konsumsi kebutuhan sehari-hari akan meningkatkan perkembangan industri di Indonesia. Salah satu industri yang berkembang dengan cepat adalah industri tekstil berupa batik. Semakin meningkatnya industri yang didirikan, maka semakin meningkat pula jumlah limbah yang dihasilkan. Limbah dari hasil industri batik berdampak pada pencemaran lingkungan jika tidak diolah dengan baik karena kandungan logam berat dan senyawa organiknya. Logam berat yang terdapat dalam limbah cair tersebut diantaranya adalah Cr (VI) dan Pb (II) dimana logam ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia karena sifat karsinogenik (penyebab kanker). Maka dari itu, dibutuhkan suatu cara yang dapat menyerap limbah yang mengandung logam Cr (VI) dan Pb (II) agar limbah tersebut ramah lingkungan. Salah satunya dengan menggunakan mobile column adsorbent. Penggunaan mobile column adsorbentdinilai praktis dan efisien karena pemukiman kampung batik Kauman Surakarta memiliki bangunan rumah yang berdekatan, sehingga tidak dimungkinkan menggunakan IPAL. Bahan adsorben yang digunakan berasal dari limbah petanian yaitu daun tebu dan alangalang karena daun tebu dan alang-alang mengandung selulosa yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan untuk mengadsorbsi logam berat. Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan preparasi limbah daun tebu dan daun alang-alang hingga menjadi bentuk serbuk. Hasil dari ayakan yang berupa serbuk dari daun tebu dan alang-alang masing-masing direfluks dengan larutan NaOH 1,5 M selama 1 jam, kemudian dicuci sampai bersih dengan aquades dan ditambahkan HNO32 M, dan dikeringkan di oven pada suhu 110 0 C selama 5 jam (Hafni Indriyanti Nasution:2012). Berat akhir hasil pengeringan ditimbang.Setelah semua bahan siap dipakai kemudian mulai menguji dengan menggunakan SSA, SEM-EDS dan FTIR. Hasil dari penelitian ini adalah pengolahan limbah tekstil yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah daun tebu dan alang-alang. Penggunaan limbah daun tebu dan alang-alang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menanggulangi limbah cair industri tekstil yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dengan harga yang terjangkau. Dengan demikian, kita dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang semakin hari semakin tidak terkendali.

    Item Type: Other
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: anggra prasasti
    Date Deposited: 16 May 2016 11:49
    Last Modified: 16 May 2016 11:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26107

    Actions (login required)

    View Item