PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TEMPERING DAN WAKTU TAHAN TEMPERING PADA PROSES PERLAKUAN PANAS TERHADAP NILAI IMPAK BAJA EMS-45

ANDRIANTO, (2007) PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TEMPERING DAN WAKTU TAHAN TEMPERING PADA PROSES PERLAKUAN PANAS TERHADAP NILAI IMPAK BAJA EMS-45. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (82Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki: (1) Ada tidaknya perbedaan pengaruh temperatur tempering terhadap nilai impak hasil proses perlakuan panas baja EMS-45, (2) Ada tidaknya perbedaan pengaruh waktu tahan tempering terhadap nilai impak hasil proses perlakuan panas baja EMS-45, (3) Ada tidaknya perbedaan pengaruh interaksi bersama antara temperatur tempering dan waktu tahan tempering terhadap nilai impak hasil proses perlakuan panas baja EMS-45, (4) Manakah interaksi bersama antara temperatur tempering dan waktu tahan tempering yang menghasilkan nilai impak yang optimal hasil perlakuan panas baja EMS-45, (5) Bagaimanakah bentuk struktur penampang patahan benda uji. Penelitian ini digunakan metode eksperimen. Populasi penelitian ini adalah baja EMS-45. Sampel diambil dengan teknik �purposive sampling� yaitu baja EMS-45. Sampel dalam penelitian ini adalah baja EMS-45 dengan kandungan karbon 0,48 %, Silisium 0,3 %, Mangaan 0,7 % yang akan di temper dengan berbagai variasi perlakuan yang menggunakan temperatur 2000C, 3000C, dan 4000C yang masing-masing dipanaskan pada temperatur tersebut kemudian ditahan dalam waktu 30 menit, 60 menit, 90 menit. Sampel dibuat dengan ukuran panjang 60mm, lebar 10mm, tinggi 10mm sebanyak 9 perlakuan dan setiap perlakuan dilakukan 3 kali replikasi, jadi data adalah 27 buah. Teknik pengumpulan data adalah dengan melakukan pengujian nilai impak dan alat uji yang digunakan adalah mesin uji Impact charpy. Teknik analisis data pada penelitian ini digunakan analisis variasi dua jalan yang sebelumnya dilakukan uji persyaratan yaitu uji normalias dan uji homogenitas, setelah itu data dilakukan uji komparasi ganda atau uji pasca anava, serta dilakukan analisis bentuk struktur penampang patahan benda uji. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh antara temperatur tempering hasil proses perlakuan panas terhadap nilai impak baja EMS-45 (Fobservasi = 26921,696 > Ftabel = 6,01 pada taraf signifikasi 1 %). (2) Ada perbedaan pengaruh antara waktu tahan tempering terhadap nilai impak proses perlakuan panas baja EMS-45 (Fobservasi = 2332,9622 > Ftabel = 6,01 pada taraf signifikasi 1 %). (3) Ada perbedaan pengaruh interaksi bersama antara variasi temperatur tempering dan waktu tahan tempering terhadap nilai impak proses perlakuan panas baja EMS-45 (Fobservasi = 160,17371 > Ftabel = 4,58 pada taraf signifikasi 1 %). (4) Didapat nilai impak yang optimal dari baja EMS-45 dengan nilai impak 0,3085 joule/mm2 pada temperatur tempering 4000C dan waktu tahan tempering 90 menit. (5) Bentuk struktur penampang patahan benda uji setelah dilakukan perlakuan tempering mulai terlihat buram dan pada patahan vii terlihat struktur yang lebih berserat, seiring dengan bertambahnya temperatur tempering dan waktu tahan tempering, maka struktur patahan uji akan semakin berserat. Sehingga dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai impak baja EMS- 45 dipengaruhi oleh temperatur tempering dan waktu tahan tempering, dan untuk menghasilkan nilai impak yang optimal dari proses perlakuan panas baja EMS-45 dipilih temperatur tempering 4000C dan waktu tahan tempering 90 menit

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Users 835 not found.
    Date Deposited: 12 Jul 2013 18:06
    Last Modified: 12 Jul 2013 18:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2604

    Actions (login required)

    View Item