Perbedaan Pengaruh Latihan Plyometric dan Kemampuan Awal Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menyundul Bola

SETIAJI PRATAMA, DANI (2016) Perbedaan Pengaruh Latihan Plyometric dan Kemampuan Awal Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menyundul Bola. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (126Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) perbedaan pengaruh latihan hurdle hops dan double leg bound terhadap kemampuan menyundul bola (2) perbedaan kemampuan menyundul bola bagi siswa yang memiliki kemampuan awal kekuatan otot tungkai tinggi dan kemampuan awal kekuatan otot tungkai rendah (3) interaksi antara latihan hurdle hops dan double leg bound dan kemampuan awal kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan menyundul bola. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan factorial 2x2.Sampel yang digunakan Siswa SSB Digjayamawana Kabuaten Ciamis, yang berjumlah 40 orang sampel dengan purposive random sampling. Kemampuan awal kekuatan otot tungkai diperoleh dari perhitungan menggunakan leg dynamometer. Teknik analisis data menggunakan ANAVA. Sebelum menguji dengan ANAVA, terlebih dulu digunakan uji prasyarat analisis data dengan menggunakan uji normalitas sampel (Uji Liliefors dengan α = 0,05) dan Uji homogenitas varians (Uji Bartlett dengan α = 0,05). Berdasarkan pengolahan dan analisis data menunjukan bahwa (1) Ada perbedaan pengaruh antara latihan Hurdel Hop dan Doubel Leg Bound terhadap peningkatan kemampuan menyundul bola, digunakan analisis variansi Two Way. Berdasarkan hasil perhitungan analisis variansi dua jalan, diperoleh Fobservasi = 7.24. Hasil perhitungan ini kemudian dikonsultasikan dengan tabel F dengan Dk pembilang = 1 dan Dkpenyebut = 36,dan taraf signifikansi 0,05 diperoleh F tabel = 4,11, karena F observasi> F tabel atau 7.24> 4,11, sehingga dapat dikatakan ada perbedaan pengaruh antara latihan Hurdel Hop dan Dubel Leg Bound terhadap peningkatan kemampuan menyundul bola. (2) ada perbedaan pengaruh kemampuan menyundul bola antara atlet yang memiliki kemampuan awal kekuatan otot tungkai tinggi dengan rendah digunakan analisis variansi Two Way. Berdasarkan hasil perhitungan analisis variansi dua jalan, diperoleh Fobservasi = 21.20. Hasil perhitungan ini kemudian dikonsultasikan dengan tabel F dengan Dk pembilang = 1 dan Dkpenyebut = 36, dan taraf signifikansi 0,05 diperoleh F tabel = 4,11, karena F observasi>F tabel atau 21.20> 4,11, sehingga dapat dikatakan ada perbedaan pengaruh kemampuan menyundul bola antara atlet yang memiliki kemampuan awal kekuatan otot tungkai tinggi dengan rendah. (3) pengaruh interaksi antara latihan Plyometrics dan kemampuan awal kekuatan otot tungkai terhadap peningkatan kemampuan menyundul bola, digunakan analisis variansi two Way. Berdasarkan hasil perhitungan analisis variansi dua jalan, diperoleh Fobservasi = 0.61, Hasil perhitungan ini kemudian dikonsultasikan dengan tabel F dengan Dk pembilang = 1 dan Dkpenyebut = 36, dan taraf signifikansi 0,05 diperoleh F tabel = 4,11, karena F observasi> F tabel atau 0.61< 4,11, sehingga dapat dikatakan tidak ada pengaruh interaksi Antara latihan Plyometrics dan kemampuan awal kekuatan otot tungkai terhadap peningkatan kemampuan menyundul bola. Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan plyometrics Hurdel Hop dan Doubel Leg Bound terhadap peningkatan kemampuan menyundul bola. Pengaruh xv latihan Doubel Leg Bound mempunyai peningkatan kemampuan menyundul bola lebih baik dari pada latihan Hurdel Hop untuk peningkatan menyundul bola. Ada perbedaan hasil menyundul bola yang signifikan antara atlet yang memiliki kemampuan awal kekuatan otot tungkai tinggi dan rendah. Peningkatan hasil menyundul bola pada atlet yang memiliki kemampuan awal kekuatan otot tungkai tinggi lebih baik dari atlet yang memiliki kemampuan awal kekuatan otot tungkai rendah. Tidak ada pengaruh interaksi yang signifikan antara latihan plyometrics dan kekuatan otot tungkai terhadap peningkatan kemampuan menyundul bola. Kata-kata kunci : latihan hurdhel hop, latihan double leg bound, kemampuan awal kekuatan otot tungkai tinggi, dan rendah

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: eky putri
    Date Deposited: 13 May 2016 22:12
    Last Modified: 13 May 2016 22:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26019

    Actions (login required)

    View Item