PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN CLEAN TECHNOLOGY SYSTEM : SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH ZERO EMISSION

RARASSANTY, YONANDA NISYAH and LANDHIANI, JUSTINA NUR and FIRMANSYAH, ADAM (2016) PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN CLEAN TECHNOLOGY SYSTEM : SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH ZERO EMISSION. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (123Kb) | Preview

    Abstract

    Sumber daya air merupakan salah satu kebutuhan vital manusia untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, sumber daya air harus dikelola dengan baik agar selalu dapat memenuhi permintaan dan kebutuhan pembangunan yang terus mengalami peningkatan. Krisis air ini dialami berbagai daerah di Indonesia, padahal Indonesia sendiri memiliki total volume air tawar sebesar 308 juta meter kubik yang sangat disayangkan jika potensi tersebut dari tahun ke tahun menurun akibat pencemaran lingkungan dan kerusakan daerah tangkapan air dan diperburuk karena adanya perubahan iklim yang membuat Indonesia mengalami banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. Oleh karena itu, diperlukan sebuah teknologi penyediaan air dengan menggunakan sistem penyaringan air menggunakan aplikasi kincir air dengan fito-filtrasi dari bambu dan sistem up-flow. Dengan adanya teknologi ini, maka dapat memaksimalkan menggunakan air permukaan seperti air sungai yang selama ini kurang dimanfaatkan sebagai sumber air bersih. Selain itu, sistem ini menerapkan prinsip Zero Emission karena untuk menggerakkan kincir air hanya dengan menggunakan energi gerak dari aliran sungai sehingga sistem ini merupakan Clean Technology System. Sistem ini bertujuan dalam penyediaan air bersih dengan mengolah air sungai. Air sungai akan melewati dua tahap filtrasi, yaitu filtrasi pertama berupa fitofiltrasi dari tanaman bambu yang dimanfaatkan sistem perakarannya untuk menyaring dan menjernihkan air sungai, kemudian tahap filtrasi kedua dengan memanfaatkan saringan pasir konvensional dengan sistem upflow. Aplikasi kincir air dalam sistem ini adalah untuk menyalurkan air dari sungai menuju sistem, khususnya pada saat musim kemarau dimana debit air turun sehingga perakaran bambu tidak dapat menjangkau badan air. Air hasil filtrasi ditampung dalam bak dan dapat langsung digunakan sebagai sumber air bersih maupun sumber air minum dengan pengolahan lebih lanjut. Sasaran yang dituju adalah masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih, dimana masyarakat dapat dengan mudah menerapkan teknologi ini karena selain penerapan teknologinya yang mudah, juga bahan baku yang dapat dengan mudah diperoleh dan harganya terjangkau.

    Item Type: Other
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: khoirun nisa
    Date Deposited: 13 May 2016 11:46
    Last Modified: 13 May 2016 11:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/26002

    Actions (login required)

    View Item