“MUSIKALIA BURUNG” SEBUAH KONSEP PENGEMBANGAN KOTA DALAM HUTAN BERBASIS EKOSISTEM AVES

Laras, Hemas Anggari and Sulthanah, Gayatri Zahra and Andiny, Sri (2016) “MUSIKALIA BURUNG” SEBUAH KONSEP PENGEMBANGAN KOTA DALAM HUTAN BERBASIS EKOSISTEM AVES. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (206Kb) | Preview

    Abstract

    Meningkatnya suhu global akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Guna menanggulangi dampak pemanasan global maka perlu adanya upaya dalam memperbaiki ekosistem alam. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menanggulangi dampak pemanasan global melalui jumlah luasan paru-paru dunia yang dipadukan dengan konservasi fauna sehingga berdampak pada meningkatnya kualitas hidup masyarakat serta menunjang program pemerintah kota “Solo, Kota dalam Hutan”. Optimalisasi fungsi hutan kota menjadi sebuah gagasan yang memiliki multiplier effect. Metode penulisan gagasan ini adalah studi literatur yang ditunjang dengan pendalaman melalui diskusi terjadwal dengan dosen pembimbing dan semua anggota tim PKM-GT. Peningkatan fungsi hutan kota menjadi lebih penting sifatnya ketika Pemerintah kota Solo membuat program “Solo sebagai Kota dalam Hutan”. Program ini akan berhasil dengan baik jika secara riil ditunjang dengan program dehabitasi fauna (burung) dalam wilayah hutan kota. Tempat yang akan dijadikan sebagai kawasan pengembangan hutan kota ini adalah Taman Balekambang, Kawasan Universitas Sebelas Maret (UNS), Taman Manahan dan Pinggir Kali Bengawan Solo. Keberadaan burung dalam hutan kota akan menciptakan keseimbangan ekosistem di alam dan perkembangbiakan flora yang ada di dalam hutan kota tersebut. Program ini akan berhasil jika syarat pakan burung tersedia oleh pepohonan yang ada di Kota Solo. Program tersebut harus ditunjang dengan penanaman pohon-pohon yang menghasilkan makanan bagi burung serta adanya peraturan yang melindungi kehidupan burung-burung seperti pelarangan perburuan dan penangkapan burung atau satwa liar. Diharapkan hutan kota ini dapat menjadi tempat melepas penat serta menjadi lingkungan yang nyaman dengan adanya kicauan burung di sekitar lingkungan masyarakat Kota Solo. Disamping itu dapat menjadi daya tarik pariwisata. Keywords : Hutan kota, burung, pepohonan, pemanasan global

    Item Type: Other
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: bibid widodo
    Date Deposited: 11 May 2016 00:19
    Last Modified: 11 May 2016 00:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25941

    Actions (login required)

    View Item