PELATIHAN “HISTERIS” (Hidroponik Sistem Tanam Steril, Asri dan Sehat) SEBAGAI SOLUSI BERTANAM TANPA LAHAN DI DESA KENTENG, KELURAHAN NGADIREJO, KECAMATAN KARTASURA, KABUPATEN SUKOHARJO

UTAMI, RATIH SETYO and MARGANI, RENI and WINARSIH, NINING and DEWAYANI, DELLA SUKMA and YULIANINGSIH, RISTI (2016) PELATIHAN “HISTERIS” (Hidroponik Sistem Tanam Steril, Asri dan Sehat) SEBAGAI SOLUSI BERTANAM TANPA LAHAN DI DESA KENTENG, KELURAHAN NGADIREJO, KECAMATAN KARTASURA, KABUPATEN SUKOHARJO. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (208Kb) | Preview

    Abstract

    Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat sasaran agar mandiri dalam kebutuhan sayur yang sehat dan mengoptimalisasikan lahan pekarangan untuk pemenuhan hal tersebut. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan perencanaan dan perhitungan yang matang perihal sebelum pelaksanaan dalam waktu satu bulan, pelaksanaan dalam waktu satu bulan dan pasca pengabdian masyarakat dalam waktu yang sama. Kegiatan sebelum pelaksanaan pengabdian masyarakat meliputi survei tempat dan lokasi strategis pada desa sasaran, mendaftar serta survei alat dan bahan yang diperlukan dalam pelaksanaan dan mengurus segalam macam perijinan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Kenteng, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo dengan alokasi waktu satu bulan dengan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang tersusun dalam acara Pengenalan serta Pelatihan “HISTERIS” (Hidroponik Sistem Tanam Steril, Asri dan Sehat) sebagai Solusi Bertanam Tanpa Lahan yang akan memberdayakan masyarakat desa ini dalam pemanfaatan lahan pekarangan yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan sayur yang sehat bagi keluarganya. Teknik yang akan diperkenalkan pada warga masyarakat desa sasaran adalah hidroponik NFT, hidroponik vertikultur dan hidroponik penanaman dengan polybag. Hidroponik NFT adalah pengerjaan atau pengelolaan air yang digunakan sebagai media tumbuh tanaman dan juga sebagai tempat akar tanaman menyerap unsur hara yang diperlukan, budidaya tanaman dilakukan tanpa media tanah. Hidroponik NFT juga termasuk bercocok tanam dalam air dengan unsur hara telah dilarutkan didalamnya (Haris, 1994). Dengan bercocok tanam model ini tidak lagi ditemukan kesulitan dalam memperoleh media tanah sebagai media tanam yang sulit ditemukan pada area ini sudah terbatas. Berdasarkan hasil kajian Badan Litbang Pertanian, sebagaimana dilaporkan Mardiharini (2011), dikemukakan bahwa perhatian petani terhadap pemanfaatan lahan pekarangan masih sangat terbatas. Padahal pekarangan di masa depan tidak ditutup kemungkinan juga menjadi terbatas, karena memang tidak bisa dipungkiri keberadaan lahan pertanian terutama tanah yang subur dan luas dari waktu ke waktu senantiasa berkurang. Kegiatan pasca pengabdian disini mencakup pengawasan serta pendampingan warga masyarakat sasaran dalam melaksanaan serta menindaklanjuti pengenalan serta pelatihan yang telah diberikan sebelumnya sehingga terjadi

    Item Type: Other
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: bibid widodo
    Date Deposited: 10 May 2016 23:18
    Last Modified: 10 May 2016 23:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25929

    Actions (login required)

    View Item