Pembuatan Material Konduktif Menggunakan Nanoteknologi Plasma Dengan Pemanfaatan Arang Kayu Berbasis Kearifan Lokal

Bahrudin, Achmad and Arief, Rahmadian and Saputra, Dheo Adha (2016) Pembuatan Material Konduktif Menggunakan Nanoteknologi Plasma Dengan Pemanfaatan Arang Kayu Berbasis Kearifan Lokal. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (83Kb) | Preview

    Abstract

    iv Semakin pesatnya pertumbuhan penduduk tentu saja sepadan dengan pertumbuhan industri. Salah satu kebutuhan utama ialah nanomaterial yang bersifat konduktif. Misalnya, penggunaan graphene dalam teknologi layar sentuh, alat- alat listrik seperti kapasitor maupun transistor dan masih banyak lagi yang lainnya. Pemilihan Alotrof karbon semisal graphene, graphite, karbon nanotube sebagai material konduktif karena memiliki banyak keunggulan diantaranya lebih ringan, memiliki sifat kimia, fisika dan mekanik yang baik serta harganya relatif murah. Karena keunggulan inilah karbon yang bersifat konduktif banyak digunakan dalam industri-industri. Semakin lama kebutuhan akan material konduktif dari karbon akan meningkat, bila hal ini tidak diimbangi dengan produksi material tentu saja akan terjadi ketidakseimbangan pasar yang menyebabkan kenaikan harga . Dalam proses produksi material karbon, biasanya prekursor yang digunakan adalah gas maupun grafit alam. Pada gagasan ini penulis mengusulkan arang kayu sebagai bahan baku prekursor. Arang kayu yang banyak diproduksi di Indonesia merupakan salah satu sumber karbon. Arang ini berwarna hitam, ringan, mudah hancur, terdiri dari 80% sampai 90% karbon, sisanya adalah abu atau benda kimia lainnya. Metode nanoteknologi plasma yang diusulkan untuk pembuatan material tersebut adalah metode arc discharge. Metode arc discharge atau metode pijar api adalah salah satu metode top-down untuk membuat nanomaterial. Metode Arc-discharge pertama kali digunakan oleh Krastchmer dan Hoffman untuk mensintesis C60. Metode ini merupakan metode yang sering dipakai untuk pembuatan nanomaterial dari karbon karena relatif murah dibanding metode lain seperti Chemichal vapor deposition(CVD) maupun laser ablation. Karbon dari arang kayu yang dimungkinkan dapat dijadikan prekursor material konduktif seperti batubara. Pemilihan arang kayu sebagai sumber karbon dalam pembuatan material konduktif didasarkan pada kayu sendiri yang dapat diperbaharui. Selain itu harapannya dapat menaikkan nilai ekonomis arang kayu yang merupakan produksi masyarakat lokal. Sehingga dapat menaikkan kesejahteraan masyarakat.

    Item Type: Other
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: fifit puspitasar
    Date Deposited: 10 May 2016 15:48
    Last Modified: 10 May 2016 15:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25877

    Actions (login required)

    View Item