Analisis Perbandingan Teknik Penerjemahan Istilah Tabu dalam Film “The Wolf of Wall Street” dan Dua Versi Terjemahannya (Subtitle Resmi dari VCD dan Subtitle Amatir dari Situs subscene.com) serta Dampaknya pada Kualitas Terjemahan

SARI, NURUL INTAN (2016) Analisis Perbandingan Teknik Penerjemahan Istilah Tabu dalam Film “The Wolf of Wall Street” dan Dua Versi Terjemahannya (Subtitle Resmi dari VCD dan Subtitle Amatir dari Situs subscene.com) serta Dampaknya pada Kualitas Terjemahan. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (143Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis istilah tabu dalam film The Wolf of Wall Street dan dua versi terjemahannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) bentuk satuan gramatikal dan jenis istilah tabu yang ditemukan dalam film The Wolf of Wall Street , (2) teknik penerjemahan yang digunakan untuk menerjemahkan istilah tabu dalam film The Wolf of Wall Street dan dua versi terjemahannya, (3) kualitas terjemahan istilah tabu dalam film The Wolf of Wall Street versi subtitle VCD dan subtitle amatir dari situs subscene.com, (4) dampak teknik penerjemahan istilah tabu yang digunakan terhadap kualitas terjemahan dalam film The Wolf of Wall Street versi subtitle VCD dan subtitle amatir. Penelitian ini berjenis deskriptif-kualitatif. Selain itu, penelitian ini merupakan studi kasus terpancang. Dalam penelitian ini, sumber data adalah dokumen dan informan yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling technique. Dokumen yang digunakan berupa film The Wolf of Wall Street dan dua versi terjemahannya. Informan terdiri dari validator and tiga rater. Data berupa istilah tabu dalam tuturan yang telah divalidasi oleh validator dan informasi mengenai kualitas terjemahan yang diberikan oleh para rater. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, menganalisis dokumen (content analysis), kuesioner dan focus group discussion. Data dianalisis dengan menggunakan metode etnografi Spradley (1980). Ditemukan bahwa terdapat dua bentuk istilah tabu, yaitu kata dan frasa. Jenis istilah tabu yang banyak ditemukan adalah sexual references dan offensive slang. Pada subtitle VCD, teknik penerjemahan yang digunakan adalah padanan lazim, reduksi, amplifikasi, peminjaman, generalisasi. Pengaplikasian teknik padanan menghasilkan terjemahan istilah tabu yang akurat dan berterima. Teknik reduksi menghasilkan terjemahan dengan tingkat keakuratan rendah tetapi berterima. Sedangkan, pada subtitle amatir, terdapat 6 teknik penerjemahan, yakni: padanan lazim, reduksi, amplifikasi, peminjaman, generalisasi dan kompensasi. Teknik padanan lazim menghasilkan terjemahan dengan tingkat keakuratan dan keberterimaan tinggi. Teknik-teknik lain menghasilkan terjemahan dengan tingkat keakuratan rendah tetapi menghasilkan terjemahan yang berterima. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan teknik penerjemahan berdampak pada kualitas terjemahan istilah tabu. Kata kunci: istilah tabu, teknik penerjemahan, keakuratan, keberterimaan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Linguistik - S2
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 10 May 2016 13:52
    Last Modified: 10 May 2016 13:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25848

    Actions (login required)

    View Item