PERBEDAAN TRANSPOR MUKOSILIA PADA PEMBERIAN LARUTAN SALIN HIPERTONIK DAN ISOTONIK PENDERITA RINOSINUSITIS KRONIK

Shofiyati, Nurmala (2016) PERBEDAAN TRANSPOR MUKOSILIA PADA PEMBERIAN LARUTAN SALIN HIPERTONIK DAN ISOTONIK PENDERITA RINOSINUSITIS KRONIK. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (214Kb) | Preview

    Abstract

    Latar Belakang : Rinosinusitis Kronik (RSK) merupakan inflamasi mukosa hidung dan sinus paranasal dengan jangka waktu gejala ≥ 12 minggu. Transpor mukosilia sebagai suatu mekanisme pertahanan lokal pada hidung dan sinus paranasal. Pada RSK terjadi disfungsi transpor mukosilia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan transpor mukosilia pada pemberian larutan salin hipertonik dan isotonik penderita RSK. Bahan dan Cara : Penelitian eksperimental murni dengan desain RCT. Sampel terdiri dari dua kelompok: RSK yang mendapat larutan salin isotonik dan hipertonik. Tiap kelompok terdiri dari 25 sampel. Waktu Transpor mukosilia dilakukan pre dan post memakai uji sakarin. Hasil : Secara keseluruhan selama dua minggu masa terapi, penurunan waktu transpor mukosilia pada kelompok pasien yang diberi larutan salin hipertonik (13,00  2,12 menit) lebih besar dibandingkan pada kelompok pasien yang diberi larutan salin isotonik (6,84  2,54 menit) dan secara statistik perbedaan tersebut signifikan (p < 0,001). Kesimpulan : pemberian larutan salin hipertonik lebih besar menurunkan waktu transpor mukosilia dibandingkan larutan salin isotonik pada penderita rinosinusitis kronik. Kata Kunci : transpor mukosilia, larutan salin isotonik, larutan salin hipertonik, rinosinusitis kronik.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 10 May 2016 13:35
    Last Modified: 10 May 2016 13:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25847

    Actions (login required)

    View Item