HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN, PENDAPATAN KELUARGA, ASUPAN GIZI, PEMERIKSAAN KEHAMILAN, KEK DAN ANEMIA DENGAN BBLR DI KABUPATEN GRESIK

YULIATI, LULUK (2016) HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN, PENDAPATAN KELUARGA, ASUPAN GIZI, PEMERIKSAAN KEHAMILAN, KEK DAN ANEMIA DENGAN BBLR DI KABUPATEN GRESIK. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (134Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Luluk Yuliati S021308049. Hubungan antara Pendidikan, Pendapatan Keluarga, Asupan Gizi, Pemeriksaan Kehamilan, Kurang Energi Kronis dan Anemia dengan Berat Bayi Lahir Rendah di Kabupaten Gresik. Pembimbing I: Prof. Bhisma Murti dr., M.PH., M.Sc., Ph.D., Pembimbing II: Dr. Endang Sutisna, dr., M.Kes. Tesis. Surakarta. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang: Gizi ibu sebelum dan selama hamil berpengaruh terhadap kondisi janin. Ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis dan anemia dapat mempengaruhi berat badan bayi yang dilahirkan. Metode: Penelitian ini merupakan sebuah study cohort. Variabel dalam penelitian ini adalah pendidikan ibu, pendapatan keluarga, asupan gizi, pemeriksaan kehamilan, Kurang Energi Kronis, anemia dan Berat Bayi Lahir Rendah. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan > 36 minggu sejumlah 90 orang. Analisis statistik menggunakan regresi logistik ganda. Hasil: (1) Terdapat hubungan negatif namun secara statistik tidak signifikan antara Berat Bayi Lahir Rendah dengan pendidikan ibu (OR= 0,45; CI 95% 0,09 hingga 1,71; p= 0,219), (2) pendapatan keluarga (OR= 0,43; CI 95% 0,09 hingga 2,03; p= 0,287) dan (3) pemeriksaan kehamilan (OR= 0,71; CI 95% 0,16 hingga 3,12; p= 0,649). (4) Terdapat hubungan negatif dan secara statistik signifikan antara Berat Bayi Lahir Rendah dengan asupan gizi (OR= 0,15; CI 95% 0,02 hingga 0,92; p= 0,040). (5) Terdapat hubungan positif dan secara statistik signifikan antara Berat Bayi Lahir Rendah dengan Kurang Energi Kronis (OR= 25,16; CI 95% 5,81 hingga 108,97; p= <0,001) dan (6) anemia (OR= 22,02; CI 95% 3,20 hingga 151,43; p= 0,002). (7) Keenam variabel independen yaitu pendidikan, pendapatan keluarga, asupan gizi, pemeriksaan kehamilan, Kurang Energi Kronis, dan anemia secara bersama-sama mampu menjelaskan variabel Berat Bayi Lahir Rendah sebesar 66,30%. Kesimpulan: Variabel asupan gizi, Kurang Energi Kronis dan anemia terbukti berhubungan dan signifikan dengan Berat Bayi Lahir Rendah. Pemantauan pemenuhan gizi selama hamil memerlukan dukungan penuh dari suami dan keluarga. Kata kunci: pendidikan, pendapatan keluarga, asupan gizi, pemeriksaan kehamilan, Kurang Energi Kronis, anemia, Berat Bayi Lahir Rendah.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: anggra prasasti
    Date Deposited: 10 May 2016 12:18
    Last Modified: 10 May 2016 12:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25840

    Actions (login required)

    View Item