Kajian Terjemahan Kalimat yang Merepresentasikan Tuturan Pelanggaran Maksim pada Subtitle Film "The Queen" (Kajian Terjemahan dengan Pendekatan Pragmatik)

NUGRAHA, SEPTIANINGRUM KARTIKA (2016) Kajian Terjemahan Kalimat yang Merepresentasikan Tuturan Pelanggaran Maksim pada Subtitle Film "The Queen" (Kajian Terjemahan dengan Pendekatan Pragmatik). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret .

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (258Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tuturan pelanggaran maksim yang terdapat pada subtitle film The Queen, mengidentifikasi teknik penerjemahan tuturan yang digunakan dan mengungkapkan dampak dari pengunaan teknik tersebut terhadap keakuratan dan keberterimaan terjemahan tuturan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah subtitle film The Queen. Adapun data dalam penelitian ini adalah semua tuturan yang melanggar maksim dan penilaian rater yang didapat melalui kuesioner. Analisis dilakukan bersamaan dengan melihat keterkaitan antar bagian dalam data atau elemen-elemen yang terlibat didalamnya. Analisis ini dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data. Model analisis ini sesuai dengan model analisis etnografi yang diusulkan oleh Spradley. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat jenis pelanggaran maksim yaitu kuantitas, kualitas, relevan, dan cara. Adapun pelanggaran maksim tersebut yaitu 46 (57,5%) data ditemukan melanggar maksim kuantitas, 7 (8,75%) data melanggar maksim kualitas, 8 (10%) data melanggar maksim relevan, dan 19 (23.75%) data melanggar maksim cara. Sedangkan teknik yang digunakan penerjemah yaitu ada delapan teknik. Teknik-teknik tersebut adalah teknik amplifikasi yang digunakan untuk menerjemahkan 6 (6%) data, 3 (3%) data diterjemahkan dengan menggunakan teknik transposisi, 54 (54%) data diterjemahkan dengan menggunakan teknik padanan lazim, 14 (14%) data diterjemahkan dengan menggunakan modulasi, 17 (17%) data diterjemahkan dengan menggunakan reduksi, 2 (2%) data diterjemahkan dengan menggunakan penerjemahan murni, 2 (2%) data diterjemahkan dengan menggunakan kreasi diskursif, dan 1 (1%) peminjaman yang telah dinaturalisasi. Sementara itu, analisis kualitas terjemahan dari segi keakuratan menunjukkan 63 (75%) data termasuk dalam kategori terjemahan akurat, 18 (21.42%) data termasuk dalam kategori terjemahan kurang akurat, dan 3 (3.75%) data termasuk dalam kategori terjemahan tidak akurat. Sedangkan analisis kualitas terjemahan dari segi keberterimaan menunjukkan 79 (94.04%) data termasuk dalam kategori berterima, 5 (5.95%) data termasuk dalam kategori kurang berterima, dan 0 (0%) data termasuk dalam kategori tidak berterima. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti lain yang tertarik dalam penelitian penerjemahan, khususnya bagi peneliti yang tertarik untuk meneliti tuturan pelanggaran maksim. Kata kunci: Tuturan, pelanggaran maksim, Teknik penerjemahan, keakuratan, dan keberterimaan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Linguistik - S2
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 09 May 2016 10:51
    Last Modified: 09 May 2016 10:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25777

    Actions (login required)

    View Item