Pembelajaran Fisika Berbasis Contextual Teaching And Learning Dengan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa

KISWADI, (2016) Pembelajaran Fisika Berbasis Contextual Teaching And Learning Dengan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (168Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian inin bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui implementasi pembelajaran fisika berbasis Contextual Teaching and Learning dengan metode eksperimen pada materi magnet dan elektromagnetik di kelas XII TKR.A SMK Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dari Kamis 24 September 2014 sampai dengan Kamis 23 Oktober 2014. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII TKR.A SMK Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 35 siswa. Data hasil belajar kognitif dan keterampilan berpikir kritis diambil dengan teknik tes sedangkan hasil belajar afektif dan psikomotor diambil dengan teknik observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Kesimpulan penelitian ini adalah 1) meningkatkan kreativitas siswa dengan capaian indikator paling tinggi adalah menentukan variabel sebesar 85,71 dan capaian rata-rata kreativitas mengalami peningkatan dari pra siklus (63,28%), siklus I (71,22%), dan siklus II (83,97%). 2 ) meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan peningkatan sebagai berikut: a) persentase jumlah siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis tinggi meningkat dari pra siklus (71,42%), siklus I (74,28%), dan siklus II (80%), b) capaian indikator paling tinggi adalah melakukan interpretasi sebesar 69% dan capaian rata-rata keterampilan berpikir kritis meningkat dari pra siklus (60%), siklus I (62,40%) dan siklus II (73,38%). 3) meningkatkan hasil belajar siswa pada materi magnet dan elektromagnetik dengan rincian sebagai berikut: a) terdapat peningkatan persentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar kognitif dari pra siklus (61,42%), siklus I (70,47%), dan siklus II (77,82%) dengan Kriteria Ketuntasan Minimal belajar klasikal yang ditetapkan sebesar 75%, b) terdapat peningkatan capaian rata-rata hasil belajar afektif dari pra siklus (61,42%), siklus I (70,71%), dan siklus II (83,56%), c) terdapat peningkatan capaian rata-rata hasil belajar psikomotor dari pra siklus (63,28%), siklus I (71,22%), dan siklus II (83,97%).

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: eky putri
    Date Deposited: 08 May 2016 21:34
    Last Modified: 08 May 2016 21:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25770

    Actions (login required)

    View Item