PERUBAHAN POLA PERGERAKAN MASYARAKAT SEBAGAI DAMPAK PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI KOTA YOGYAKARTA

NANDA, YURDHI MAHALINA FADHILLA (2016) PERUBAHAN POLA PERGERAKAN MASYARAKAT SEBAGAI DAMPAK PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI KOTA YOGYAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (532Kb) | Preview

    Abstract

    Kepadatan jaringan perkotaan terjadi karena penduduk secara terus menerus melakukan pergerakan jarak pendek. Salah satu kota yang memiliki kepadatan jaringan tinggi yaitu Kota Yogyakarta dengan pola pergerakan masyarakat paling dominan untuk bekerja. Kota Yogyakarta juga menerapkan konsep pengembangan kota berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang tertuang dalam Yogyakarta Cyber City sejak tahun 2005. Penerapan TIK di Kota Yogyakarta telah dilakukan di bidang-bidang pemerintahan (e-government) dan beberapa bidang pelayanan kemasyarakatan lainnya, sehingga adanya penerapan TIK ini memungkinkan adanya perubahan pola pergerakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari penerapan TIK terhadap perubahan pola pergerakan masyarakat antara sebelum dan sesudah memanfaatkan TIK dalam mengakses berbagai bidang layanan kemasyarakatan. Penelitian ini dilakukan di seluruh Kota Yogyakarta yang terdiri dari 14 kecamatan dan juga di beberapa bidang pelayanan yang menjadi tujuan perjalanan masyarakat. Metode untuk mengetahui perubahan pola pergerakan masyarakat sebagai dampak penerapan TIK ditinjau berdasarkan variabel kinerja bidang pelayanan, tingkat pemanfaatan TIK oleh masyarakat, jumlah tujuan perjalanan masyarakat menuju ke masing-masing bidang pelayanan, dan juga kuantitas pergerakan antar zona masyarakat yang dilihat dari titik asal dan titik tujuan. Hasil penelitian membuktikan adanya perubahan pola pergerakan masyarakat dalam hal penurunan kepadatan jaringan yang ditunjukkan dengan menurunnya jumlah tujuan perjalanan masyarakat dan berkurangnya kepadatan lintasan perjalanan, serta berkurangnya kuantitas pegerakan antar zona masyarakat yang membuktikan adanya teori terkait penurunan pergerakan dari pinggiran ke pusat kota. Adanya penerapan TIK di beberapa bidang pelayanan ini memudahkan masyarakat untuk dapat mengakses layanan kapanpun dan dimanapun, namun penerapan TIK di Kota Yogyakarta masih terbatas dengan sumber daya manusia dalam mengoperasikan layanan, sehingga jumlah pergerakan masyarakat belum dapat sepenuhnya tersubstitusi dengan adanya penerapan TIK. Kata kunci : Cyber City, Pemanfaatan TIK, Pola Pergerakan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TS Manufactures
    Divisions: Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Tata Kota
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 06 May 2016 20:51
    Last Modified: 06 May 2016 20:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25758

    Actions (login required)

    View Item