Strategi Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Subsektor Tanaman Pangan Di Kabupaten Ngawi

DYAN W, YUNIAR (2016) Strategi Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Subsektor Tanaman Pangan Di Kabupaten Ngawi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (120Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan mengetahui besarnya produktivitas tenaga kerja tanaman pangan, mengkaji faktor internal dan eksternal yang ada, merumuskan alternatif strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja subsektor tanaman pangan di Kabupaten Ngawi. Metode dasar yang digunakan deskriptif analitis. Lokasi penelitian dipilih secara purposive yaitu di Kabupaten Ngawi. Kabupaten Ngawi dipilih karena dalam usahataninya telah menggunakan teknologi mesin yang cukup maju, serta memiliki lahan pertanian yang luas. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah 1) analisis SWOT, 2) matriks IFAS dan EFAS, 2) matrik SWOT. Dari hasil penelitian diketahui: (1) Produktivitas tenaga kerja sektor pertanian di Kabupaten Ngawi adalah 1.279.000 rupiah/jiwa/bulan untuk luas penguasaan lahan rata-rata 0,26 Hektar. (2) Kekuatan peningkatan produktivitas tenaga kerja sektor pertanian : tingkat pengalaman dan pengetahuan petani tinggi, petani aktif, managemen keuangan petani baik, kepemilikan alsintan, kegiatan kelompok tani baik dan rutin, petani berorientasi profit. Kelemahannya adalah belum ada harga dasar, modal terbatas, daya tawar petani rendah, tidak ada pengolahan lebih lanjut hasil produksi. Peluangnya: penyuluhan dan pengawasan penyuluh, program bantuan pemerintah, perkembangan informasi teknologi usahatani, kemudahan mendapat saprodi. Ancamannya adalah penentuan harga oleh tengkulak, keterbatasan petani memasarkan produk, sangat dipengaruhi iklim, kenaikan harga saprodi, ketergantungan penggunaan bahan kimia sintetis. (3) matrik IFAS dan EFAS menunjukkan posisi kuadran SWOT di kuadran 1 sehingga alternatif adalah strategi bertumbuh. (4) Alternatif strateginya adalah mengadakan program pelatihan manajemen pertanian, peningkatan permodalan, membentuk kerjasama antar petani, penyuluh dan pemerintah tentang pengembangan usaha, informasi komoditas potensial, perluasan jaringan pemasaran petani, sosialisasi akses permodalan dan teknologi untuk pengelolaan produk , optimalisasi peran kelompok tani dalam pemasaran dan produksi , mengadakan pertemuan kelompok tani tentang harga jual produk, efisiensi sarana produksi. Kata Kunci: Produktivitas, Tenaga Kerja Subsektor Tanaman Pangan, Matrik IFAS dan EFAS, SWOT.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 06 May 2016 20:44
    Last Modified: 06 May 2016 20:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25757

    Actions (login required)

    View Item