EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF (PISK) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 MOJOLABAN

Komalasari, Wulan Dyah (2016) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF (PISK) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 MOJOLABAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (661Kb) | Preview

    Abstract

    Wulan Dyah Komalasari. K1309099. EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF (PISK) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 MOJOLABAN. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Februari 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang diberikan pembelajaran dengan model Pembelajaran Interaktif Setting Kooperatif (PISK) dengan Pendekatan Kontekstual atau model Pembelajaran Langsung pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung, (2) manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang mempunyai aktivitas belajar matematika tinggi, aktivitas belajar matematika sedang, dan aktivitas belajar matematika rendah pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung, (3) pada masing-masing pembelajaran, manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang mempunyai aktivitas belajar matematika tinggi, sedang atau rendah pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung, (4) pada masing-masing tingkat aktivitas belajar matematika siswa, manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara model Pembelajaran Interaktif Setting Kooperatif (PISK) dengan Pendekatan Kontekstual atau model Pembelajaran Langsung pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Mojolaban yang terdiri dari 8 kelas dengan banyaknya siswa 299. Sampel yang digunakan adalah 60 siswa, yang diambil dari 2 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMP Negeri 1 Polokarto. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi untuk memperoleh data yang berupa nilai ulangan harian materi Kesebangunan mata pelajaran matematika dari siswa kelas IX yang digunakan untuk menguji keseimbangan rataan kondisi awal kelas eksperimen dan kelas kontrol pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung, metode angket untuk data aktivitas belajar matematika siswa dan metode tes untuk mengumpulkan data mengenai prestasi belajar matematika siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan uji analisis variansi yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Lilliefors dan populasi mempunyai variansi yang sama (homogen) menggunakan metode Bartlett. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) model Pembelajaran Interaktif Setting Kooperatif (PISK) dengan Pendekatan Kontekstual memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model Pembelajaran Langsung pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung, (2) siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika tinggi memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika sedang, vii siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika tinggi memiliki prestasi belajar matematika yang sama baiknya dengan siswa yang memiliki aktivitas belajar rendah, dan siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika rendah memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika sedang pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung, (3) pada penerapan model Pembelajaran Interaktif Setting Kooperatif (PISK) dengan Pendekatan Kontekstual maupun model Pembelajaran Langsung, siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika tinggi memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika sedang, siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika tinggi memiliki prestasi belajar matematika yang sama baiknya dengan siswa yang memiliki aktivitas belajar rendah, dan siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika rendah memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika sedang pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung, (4) pada siswa yang memiliki aktivitas belajar matematika (aktivitas belajar matematika tinggi, sedang, dan rendah), model Pembelajaran Interaktif Setting Kooperatif (PISK) dengan Pendekatan Kontekstual menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model Pembelajaran Langsung pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Kata Kunci : Pembelajaran Interaktif Setting Kooperatif (PISK) dengan Pendekatan Kontekstual, aktivitas belajar matematika, prestasi belajar.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 06 May 2016 20:21
    Last Modified: 06 May 2016 20:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25753

    Actions (login required)

    View Item