Marginalisasi Sosial Ekonomi Buruh Tani Akibat Alih Fungsi Lahan di Desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah

BASRUN U, M CHAIRUL (2016) Marginalisasi Sosial Ekonomi Buruh Tani Akibat Alih Fungsi Lahan di Desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (127Kb) | Preview

    Abstract

    Kondisi masyarakat Desa Ngringo yang semakin dinamis menyebabkan buruh tani sebagai kelompok masyarakat yang semakin termarginal akibat terjadinya alih fungsi lahan, permasalahan tersebut dikaitkan akbat proses modernisasi yang terjadi serta pergeseran seseorang berpindah dari pekerjaan pertanian ke non pertanian. Penelitian ini mengkaji bagaimana terjadinya marginalisasi sosial ekonomi akibat alih fungsi lahan terhadap buruh tani. Dalam penelitian ini didapatkan data dari buruh tani sebagai sumber data utama dengan teknik pengumpulan data observasi non partisipan, wawancara mendalam dan pengumpulan dokumen, serta menggunakan analisa data model interaktif. Selanjutnya peneliti menggunakan beberapa pendekatan teori yang ada dipakai untuk menganalisis hasil temuan lapangan yakni Teori Pilihan Rasional yang diajukan oleh James Coleman, Moral Ekonomi oleh James Scoot serta teori Ekonomi Politik yang dikemukakan oleh Samuel Popkins. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana terjadinya proses marginalisasi, dampak marginalisasi terhadap pola nafkah buruh tani, Strategi buruh tani di Desa Ngringo dalam mempertahankan nafkah rumah tangga akibat terjadinya proses marginalisasi serta bentuk moral ekonomi yang dimiliki oleh buruh tani dalam keberlangsungan hidup di Desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa gambaran awal terjadinya alih fungsi akibat kesulitan faktor ekonomi yang menyebabkan pemilik lahan menjual lahan pertaniannya untuk menutupi kebutuhan hidup serta biaya pendidikan anak. Selain itu dengan semakin sempitnya lahan pertanian untuk diolah maka buruh tani berusaha menutupi kebutuhan hidupnya dengan cara bekerja diluar sektor pertanian salah satunya dengan menjadi buruh bangunan. Dengan kondisi tersebut, buruh tani tetap mempertahankan untuk bekerja di lahan-lahan pertanian yang telah berganti kepemilikannya ke pemilik perusahaan atau pabrik dengan konsekuensi sewaktu-waktu kehilangan sumber penghidupan akibat lahan tersebut dipergunakan untuk pembangunan pabrik dan industri. Cara yang kemudian dipakai untuk tetap memenuhi kebutuhan hidupnya dengan kerja srabutan dan saling mengajak untuk bekerja diluar desa. Fenomena ini bagi peneliti merupakan bentuk moral ekonomi yang dimiliki oleh buruh tani di Desa Ngringo Kata Kunci: Marginalisasi, Alih Fungsi Lahan, Nafkah Ganda.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HM Sociology
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Sosiologi - S2
    Depositing User: dian pratiwi
    Date Deposited: 01 May 2016 09:01
    Last Modified: 01 May 2016 09:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25595

    Actions (login required)

    View Item