Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Sragen

Bhimo S, Johan (2016) Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Sragen. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (157Kb) | Preview

    Abstract

    Latar belakang : Permasalahan pemenuhan air minum dan sanitasi masih dihadapi masyarakat marginal. Pemenuhan ini memerlukan adanya pemberdayaan peran masyarakat. Namun, meskipun pemberdayaan merupakan manifestasi dari New Public Service, Human Governance, dan Good Governance, seringkali masyarakat masih diabaikan dalam program pembangunan. Pemenuhan air minum dan sanitasi ini diupayakan pemerintah melalui Program PAMSIMAS. Program ini dilaksanakan Kabupaten Sragen dengan melayani 116 desa dari total 208 desa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemberdayaan masyarakat dari aspek-aspek : akses ke informasi, inklusi/partisipasi, akuntabilitas, kapasitas organisasi lokal, pengetahuan masyarakat, politik, legalitas, dan budaya lokal. Metode : Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Pemilihan lokasi secara purposive area. Kabupaten Sragen dipilih karena memiliki Program PAMSIMAS terbanyak di Indonesia, dengan cakupan pelayanan 58 %, sedangkan Desa Plosorejo dan Katelan dipilih karena memiliki spesifikasi berbeda terkait kondisi geografis rawan air di daerah utara dan selatan, serta perbedaan sumber dana program. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Validitas data menggunakan teknik triangulasi metode, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil : Pemberdayaan masyarakat belum optimal terkait akses ke informasi karena pengelola tidak aktif dalam asosiasi. Inklusi/partisipasi masyarakat rendah dalam pemenuhan in kind, pembayaran rekening, dan keterlibatan dalam organisasi lokal. Akuntabilitas pengelola kurang dalam pelaporan keuangan. Organisasi lokal lemah dalam dukungan dana. Pengetahuan operasional teknis masyarakat masih perlu diperkuat dengan diklat. Aspek politik, legalitas, dan budaya lokal juga belum optimal. Meskipun pemberdayaan adalah manifestasi New Public Service, Human Governance, dan Good Governance, masyarakat sering diabaikan dalam program. Kata kunci : pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan, air, sanitasi, PAMSIMAS.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Administrasi Publik
    Depositing User: dian pratiwi
    Date Deposited: 30 Apr 2016 20:14
    Last Modified: 30 Apr 2016 20:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25590

    Actions (login required)

    View Item